
GUNA menjawab kebutuhan masa mendatang terhadap perkembangan dan pertumbuhan industri halal di Indonesia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka Program Studi Sarjana Terapan (Diploma 4) Teknologi Produksi Halal.
Prodi ini berada di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi. Keberadaan program studi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen UIN Sunan Kalijaga untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.
Program studi ini memadukan keilmuan sains, teknologi, industri, serta ilmu syariah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis sekaligus pemahaman komprehensif mengenai prinsip dan sistem jaminan produk halal.
Potensi pasar halal
Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga, Handini, menjelaskan bahwa perkembangan populasi muslim di Indonesia maupun dunia telah menciptakan pasar halal yang sangat potensial.
Permintaan terhadap produk dan layanan halal terus berkembang, tidak hanya pada sektor makanan dan minuman, tetapi juga mencakup kosmetik, obat-obatan, fashion, hingga pariwisata halal.
Dikatakan besarnya potensi pasar tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kemampuan produksi halal yang memadai. Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam industri halal global.
Kesenjangan supplay dan demand
Namun, masih terdapat kesenjangan antara supply dan demand produk halal, baik untuk memenuhi kebutuhan domestik maupun pasar internasional.
“Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi khusus di bidang industri halal. Kehadiran D4 Teknologi Produksi Halal UIN Sunan Kalijaga diharapkan dapat mengambil peran dalam menyiapkan tenaga profesional yang mampu menjawab kebutuhan tersebut,” jelas Handini.
Program Studi D4 Teknologi Produksi Halal diarahkan untuk menghasilkan sarjana terapan di bidang industri halal yang profesional dalam pengawasan dan mutu produk halal, termasuk barang dan jasa.
Lulusan juga dipersiapkan agar terampil dalam mengkaji serta menyelesaikan berbagai persoalan sistem produksi produk halal secara efektif dan efisien.
Punya kompetensi
Ia mengemukakan mahasiswa akan dibekali kompetensi untuk menilai kelayakan dan mengembangkan produk halal, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga distribusi dalam rantai pasok halal.
“Kompetensi tersebut diharapkan mampu menjadikan lulusan sebagai sumber daya manusia yang siap berkontribusi di berbagai sektor industri halal yang terus tumbuh,” tegasnya.
Keilmuan yang dikembangkan pada program studi ini memiliki karakter multidisipliner. Pembelajaran, tambahnya mengintegrasikan rumpun Sains yang meliputi Fisika, Kimia, dan Biologi; rumpun Teknik dan Teknologi seperti Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknologi Pangan, dan Teknologi Agroindustri serta Ilmu Syariah dan Hukum yang mencakup Al-Qur’an dan Hadits, Fikih dan Ushul Fikih.
Dikatakan, mahasiswa juga akan bersentuhan dengan bidang Statistik dan Matematika.
Integrasi-koneksi
Pendekatan multidisipliner tersebut selaras dengan paradigma integrasi-interkoneksi yang menjadi salah satu kekhasan UIN Sunan Kalijaga. Dengan menghubungkan sains dan teknologi dengan ilmu keislaman, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu memahami aspek teknis produksi, tetapi juga memiliki landasan nilai dan pemahaman syariah dalam pengembangan serta pengawasan produk halal.
Kurikulum, Program Studi D4 Teknologi Produksi Halal memiliki beban studi sebanyak 144 SKS yang terdiri atas mata kuliah wajib dan pilihan. Mahasiswa, lanjutnya dapat menyelesaikan pendidikan minimal dalam 8 semester atau 4 tahun.
Menariknya, komposisi pembelajaran dirancang dengan porsi 25 persen teori dan 75 persen praktik, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia industri.
Siap kerja
Struktur kurikulum tersebut diarahkan untuk membentuk lulusan yang siap memasuki dunia kerja dan memiliki kemampuan praktis dalam industri halal.
Lulusan Program Studi D4 Teknologi Produksi Halal akan diproyeksikan memiliki profil sebagai Pengawas Sistem Pengendalian Mutu Produk Halal, Pengembang Substitusi Bahan Kritis atau Non-Halal, serta Penilai Kelayakan Produk dan Pengembangan Produk Halal.
Dengan profil tersebut, lulusan diharapkan dapat mengisi berbagai posisi profesional dalam industri halal, mulai dari pengawasan mutu, pengembangan produk, pengendalian bahan baku, hingga pengelolaan dan pengembangan sistem produksi halal.
Kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang ini diproyeksikan semakin meningkat seiring berkembangnya industri halal di Indonesia dan dunia.Untuk tahun akademik 2026/2027, D4 Teknologi Produksi Halal UIN Sunan Kalijaga menyediakan kuota sebanyak 40 mahasiswa.
Jalur Mandiri
Peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh gelar akademik Sarjana Terapan (S.Tr.), sesuai dengan jenjang pendidikan vokasi yang ditempuh.
Penerimaan mahasiswa baru untuk program studi ini dibuka melalui Jalur Mandiri Portofolio Skor UTBK-SNBT dengan melampirkan hasil nilai UTBK tahun 2025 atau 2026.
Peserta yang telah mengikuti Jalur Mandiri CBT IPA 2026 juga dapat mendaftar dengan melampirkan kartu peserta atau nomor PMB. Pendaftaran dibuka pada 8–17 Agustus 2026, dilanjutkan seleksi portofolio oleh panitia pada 18 Agustus dan pengumuman kelulusan pada 19 Agustus 2026.
Biaya pendaftaran untuk jalur tersebut sebesar Rp250.000 dengan kode bayar 910. Pembayaran dapat dilakukan melalui Bank Mandiri, baik melalui ATM, internet banking, maupun Livin’ by Mandiri.
Calon mahasiswa yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai Program Studi D4 Teknologi Produksi Halal dapat mengakses informasi melalui Instagram @admisi.uinsk. Untuk konsultasi dan informasi lebih lanjut, calon mahasiswa dapat menghubungi Admin Admisi UIN Sunan Kalijaga melalui WhatsApp 0817-2302-020. (AGT/M-01)








