11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027

REKTOR Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Prof. Dr. Muchlas, M.T., mengingatkan pada 2027 mendatang perguruan tinggi yang berada di bawah Muhammadiyah itu akan kembali menghadapi proses akreditasi institusi.

Karena itu dalam masa kepemimpinan para dekan yang dilantik saat ini, periode 2026-2030 akan sangat menentukan keberhasilan mempertahankan bahkan meningkatkan semua capaian yang telah diraih.

Hal itu disampaikan Rektor UAD Prof. Muchlas saat melantik 11 dekan baru di kampus setempat, Selasa. Menurut Rektor, pada periode sebelumnya berbagai capaian yang diraih, termasuk keberhasilan mempertahankan dan meningkatkan mutu akademik serta pencapaian Akreditasi Unggul.

Budaya mutu

Capaian ini, katanya, merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika.

“Fondasi yang telah dibangun tersebut menjadi modal yang sangat berharga bagi para dekan yang hari ini menerima amanah baru. Namun demikian, perjalanan kita belum selesai,” ujarnya.

Lebih lanjut Rektor meminta agar setiap fakultas menjadikan budaya mutu sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari, sehingga akreditasi bukan dipandang sebagai kegiatan sesaat, melainkan sebagai konsekuensi logis dari tata kelola akademik yang unggul dan berkelanjutan yang selama ini telah kita lakukan.

BACA JUGA  Lantik 11 Pejabat Fungsional, Bupati Humbahas Tuntut Profesionalitas ASN

Tidak Cukup Hasilkan Lulusan yang Menguasai Ilmu Pengetahun

Lebih lanjut Rektor mengemukakan, pada masa sekarang ini UAD sudah berada pada era perubahan yang berlangsung cepat.

Perkembangan kecerdasan artifisial, transformasi digital, ekonomi berbasis pengetahuan, serta semakin terbukanya jejaring kolaborasi global, jelasnya telah mengubah lanskap pendidikan tinggi.

Menurut Rektor lagi, Universitas tidak lagi cukup menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu pengetahuan, tetapi harus mampu melahirkan insan yang kreatif, adaptif, berintegritas, serta memiliki kemampuan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Perkuat daya saing

Perubahan tersebut, imbuhnya,  menuntut perguruan tinggi untuk terus bertransformasi. Dikatakan keunggulan sebuah universitas tidak lagi hanya diukur dari kualitas pembelajaran atau produktivitas riset, tetapi juga dari sejauh mana caturdarma perguruan tinggi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, memperkuat daya saing bangsa, dan berkontribusi terhadap kemajuan peradaban.

BACA JUGA  Jelang Dilantik, Dedi Mulyadi Resmi Pindah Domisili ke Bandung

“Menyadari tantangan tersebut, Universitas Ahmad Dahlan telah menetapkan arah pengembangannya secara jelas melalui pilihan strategis sebagai Community Services University.”

“Pilihan ini merupakan jati diri UAD bahwa pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat harus terintegrasi dalam menghasilkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat, Persyarikatan, bangsa, dan kemanusiaan,” kata Prof.Muchlas.

Renstra UAD

Komitmen tersebut, lanjutnya telah dituangkan dalam Rencana Strategis Universitas Ahmad Dahlan 2025-2045 yang disusun dalam lima milestone pengembangan.

Kelima milestone tersebut merupakan tahapan yang saling berkesinambungan untuk mengantarkan UAD menjadi universitas yang unggul, inovatif, dan berdampak di tingkat global pada tahun 2045.

Dalam konteks itu, para dekan yang hari ini dilantik mengemban tanggung jawab strategis untuk mengawal pencapaian milestone pertama, yaitu transformasi dan implementasi pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi dengan pendidikan, penelitian, serta dijiwai oleh nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Jadi pembeda

Integrasi inilah yang menjadi pembeda UAD dengan banyak perguruan tinggi lainnya. Menurut dia pendidikan harus melahirkan solusi, penelitian harus menjawab kebutuhan masyarakat, dan pengabdian kepada masyarakat harus menjadi ruang implementasi ilmu pengetahuan sekaligus media dakwah Islam berkemajuan.

BACA JUGA  Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni akan Dilantik Sebagai Pj Gubernur Sumut

“Kami berharap setiap fakultas mampu menerjemahkan semangat tersebut ke dalam programprogram yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak, sehingga caturdarma perguruan tinggi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan dalam menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan kemajuan bangsa.”

Dengan demikian, katanya kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan akhlak, integritas, dan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

“Kita ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepribadian Islami, berjiwa pemimpin, mencintai Persyarikatan, serta siap mengabdikan ilmunya bagi kemajuan bangsa dan kemanusiaan,” ujarnya. (AGT/M-01)

Related Posts

Fapet UGM Raih Silver Winner Media Relations Award 2026

FAKULTAS Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi di bidang komunikasi publik dengan meraih Silver Winner pada Media Relations Award (MRA) 2026 kategori Press Gathering Terbaik. Penghargaan diserahkan…

Kapolda DIY Pimpin Sertijab Pergantian Pejabat Utama dan Kapolresta

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan penyegaran organisasi melalui serah terima jabatan (sertijab) lima pejabat utama dan satu Kapolresta di Gedung Anton Soedjarwo Polda DIY, Jumat. Upacara sertijab dipimpin langsung Kapolda…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027

  • August 4, 2026
11 Dekan Baru UAD Diminta Persiapkan AkreditasI Institusi pada 2027

Selundupkan Narkotika di Korset, WN Malaysia Ditangkap Satgaspam Bandara Juanda

  • August 4, 2026
Selundupkan Narkotika di Korset, WN Malaysia Ditangkap Satgaspam Bandara Juanda

LPP Beri Pelatihan kepada 87 Pekebun Sawit

  • August 3, 2026
LPP Beri Pelatihan kepada 87 Pekebun Sawit

Data BPS Sebut Jabar Alami Deflasi 0,05 Persen pada Juli

  • August 3, 2026
Data BPS Sebut Jabar Alami Deflasi 0,05 Persen pada Juli

Usut Kasus Penebangan Pohon, Pemkot Bandung juga Bidik Perizinan Usaha

  • August 3, 2026
Usut Kasus Penebangan Pohon, Pemkot Bandung juga Bidik Perizinan Usaha

Pemkab Taput Respon Cepat Keluhan Saluran Air di Tarutung dan Siborongborong‎

  • August 3, 2026
Pemkab Taput Respon Cepat Keluhan Saluran Air di Tarutung dan Siborongborong‎