
PEMERINTAH Kota Bandung menyebut kondisi kesehatan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat ini berangsur membaik. Saat ini orang nomor satu di Kota Bandung ini masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain Sabtu (11/7) menyatakan, wali kota belum dapat menghadiri sejumlah agenda seperti Asia Africa Festival karena masih dalam penanganan medis.
“Alhamdulillah kondisinya sudah membaik. Namun beliau masih harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Namun saya belum dapat menyampaikan informasi lebih rinci terkait kondisi kesehatan Pak wali kota,” jelasnya.
Kecapekan
Menurut Iskandar, padatnya aktivitas dalam beberapa hari terakhir diduga turut memengaruhi kondisi fisik wali kota. Sejumlah agenda dijalani sejak dini hari hingga larut malam, termasuk memantau langsung berbagai kegiatan penertiban dan kebersihan di kawasan Kota Bandung.
Selain itu, wali kota juga sempat melakukan perjalanan ke Jakarta untuk menghadiri takziah atas wafatnya Anggota DPR RI, Rachmat Gobel sebelum kembali melanjutkan aktivitas di Bandung.
“Beliau memiliki jadwal yang sangat padat. Dari subuh bahkan kadang sejak dini hari sudah turun memantau berbagai kegiatan. Kemudian sempat ke Jakarta dan kembali lagi ke Bandung untuk melanjutkan agenda. Kemungkinan kondisi fisik menjadi kurang fit,” tandasnya.
Iskandar juga memohon doa dari masyarakat agar Wali Kota segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Bandung agar beliau segera diberikan kesembuhan dan kesehatan sehingga dapat kembali menjalankan tugasnya,” sambungnya.
Dilarikan ke rumah sakit
Seperti diberitakan sebelumnya, Farhan dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (10/7) sore, setelah mengalami gangguan kesehatan saat berada di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung.
Peristiwa tersebut terjadi ketika Farhan dijadwalkan menghadiri agenda di Gedung DPRD Kota Bandung.
Saat itu sekitar pukul 15.30 WIB suasana di lobi Balai Kota tengah ramai dengan persiapan Gala Dinner Asia Africa Festival (AAF) 2026 yang akan digelar di Plaza Balai Kota.
Di tengah aktivitas tersebut, satu unit ambulans RSUD Bandung Kiwari memasuki area lobi Balai Kota. Tak lama berselang, sejumlah petugas kesehatan terlihat bergegas menuju ruang kerja Wali Kota Bandung. Sekitar 30 menit kemudian, Farhan dievakuasi keluar dari Ruang Tengah Wali Kota menggunakan brankar menuju ambulans yang telah bersiaga.
Farhan tampak terbaring dengan mata terpejam dan wajah terlihat pucat. Saat dievakuasi, ia mengenakan kaos putih, telah terpasang infus di tangannya, serta menggunakan bantuan oksigen selama proses pemindahan ke ambulans sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. (zahra/M-01)








