ASUS Bidik Segmen Korporasi Lewat ExpertBook Ultra Berbasis AI

ASUS Business Indonesia memperkenalkan laptop bisnis premium terbaru, ASUS ExpertBook Ultra, dalam kegiatan Media Gathering di Hotel Ibis Styles Semarang, Rabu (24/6/2026).

Produk tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan kalangan profesional dan korporasi yang semakin mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam aktivitas kerja.

Head of Corporate Communication ASUS Indonesia, Muhammad Firman mengatakan, transformasi digital mendorong kebutuhan perangkat kerja yang lebih cerdas, aman, dan mendukung mobilitas tinggi. Untuk itu ASUS terus mengembangkan lini perangkat bisnis untuk membantu meningkatkan produktivitas perusahaan dan profesional.

“ASUS berkomitmen menghadirkan solusi teknologi yang mampu menjawab kebutuhan bisnis modern melalui perangkat yang andal, aman, dan siap menghadapi era AI,” ujarnya.

Performa maksimal

Head of Commercial Product Marketing ASUS Indonesia, Aldy Ramadiansyah menjelaskan, ExpertBook Ultra merupakan laptop bisnis flagship terbaru ASUS yang dirancang untuk eksekutif, profesional, dan pelaku usaha. Perangkat ini menggabungkan performa tinggi, desain premium, dan teknologi AI dalam satu perangkat.

BACA JUGA  Kawanan Maling Gasak 36 Laptop Milik SMPN 20 Tasikmalaya

“ExpertBook Ultra kami hadirkan untuk pengguna yang membutuhkan performa maksimal, keamanan kelas enterprise, serta dukungan AI yang mampu meningkatkan produktivitas kerja sehari-hari,” katanya.

Menurut Aldy, laptop tersebut memiliki bobot mulai 0,99 kilogram dengan ketebalan sekitar 10,9 milimeter. Material magnesium-aluminium membuat perangkat tetap kokoh sekaligus ringan untuk menunjang mobilitas pengguna.

ExpertBook Ultra ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series terbaru yang dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) hingga 50 TOPS. Dukungan memori hingga 64 GB dan penyimpanan SSD hingga 2 TB memungkinkan perangkat menangani berbagai pekerjaan berat secara optimal.

Kebutuhan bisnis modern

Commercial Technical PR ASUS Indonesia, Said Dahda mengatakan, ExpertBook Ultra dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis modern yang mengutamakan performa, daya tahan, dan keamanan. Laptop ini juga telah melalui berbagai pengujian standar militer untuk memastikan keandalannya.

BACA JUGA  10 Korporasi Diselidiki Terlibat Kebakaran Hutan

“Pengguna bisnis membutuhkan perangkat yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga tangguh dan dapat diandalkan dalam berbagai kondisi kerja,” jelasnya.

Pada sektor visual, perangkat ini dibekali layar sentuh Tandem OLED 14 inci beresolusi 3K yang menghadirkan kualitas gambar tajam. ASUS juga menyematkan sistem audio premium untuk mendukung rapat virtual maupun presentasi.

Fitur ASUS MyExpert menjadi salah satu keunggulan utama melalui kemampuan AI untuk merangkum dokumen, membuat notulen rapat, menerjemahkan teks, hingga membantu kolaborasi kerja. Kehadiran fitur tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengguna.

Sistem keamanan expertguardian

Selain itu, ASUS menghadirkan sistem keamanan ExpertGuardian yang memberikan perlindungan berlapis terhadap data dan perangkat. Fitur ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan keamanan pelanggan korporasi dan dunia usaha.

BACA JUGA  Bantu Aktivitas Mahasiswa, NVIDIA Rilis laptop GeForce RTX™ 40 Series

“Keamanan dan produktivitas kini menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam dunia bisnis. ASUS menghadirkan keduanya melalui ExpertBook Ultra,” tandas Said.

Aldy menuturkan ExpertBook Ultra menyasar segmen korporasi, pelaku usaha, eksekutif, hingga profesional yang membutuhkan laptop premium dengan kemampuan AI terintegrasi. Menurutnya, kebutuhan perangkat berbasis AI akan terus meningkat seiring percepatan transformasi digital di berbagai sektor.

Untuk pasar Indonesia, ASUS ExpertBook Ultra dipasarkan mulai Rp34.999.000 melalui jaringan mitra bisnis ASUS. Kehadiran produk tersebut diharapkan memperkuat posisi ASUS di segmen laptop bisnis premium sekaligus mendukung transformasi digital dunia usaha. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Riset TBScreen, AI Punya Potensi Dukung Skrining TB Lebih Cepat

ARTIFICIAL Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk mendukung skrining tuberkulosis (TB). Hasil penelitian terkait pemanfatan AI ini disampaikan dalam Diseminasi Penelitian ‘TBScreen.AI: Pengembangan Kecerdasan Buatan untuk Skrining Tuberkulosis…

Voxstream Hadirkan Platform Elektoral Berbasis Data untuk Antisipasi Gen-Z

PETA pemilih Indonesia diperkirakan mengalami pergeseran signifikan pada Pemilihan Umum 2029 mendatang. Sekitar 65 persen pemilih diproyeksikan berasal dari Generasi Z, kelompok usia yang tumbuh bersama gawai dan media sosial.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

  • August 10, 2026
Banyak Karhutla, Menhut Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu, Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

  • August 9, 2026
Tidak Mau Kegiatan Belajar Terganggu,  Sekolah Harapan Ibu Terapkan PJJ

Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

  • August 9, 2026
Umar Haen Rilis Album Kedua Bertajuk Busa Sabun Masuk ke Mata

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

  • August 8, 2026
AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

  • August 8, 2026
Gunung Merapi Alami 117 Kali Guguran Lava dan 1.416 Gempa dalam Sepekan

Persib Datangkan Bek Tengah Asal Kroasia, Danijel Loncar

  • August 8, 2026
Persib Datangkan Bek Tengah Asal Kroasia, Danijel Loncar