Terumbu Karang Buatan Karya Undip Masuk Program Hilirisasi

INOVASI Artificial Fish Apartment (AFA) karya tim peneliti Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip) terpilih sebagai peserta Program Lab2Market 2026, program nasional yang mendorong hilirisasi dan komersialisasi hasil riset perguruan tinggi.

AFA merupakan teknologi terumbu karang buatan yang memanfaatkan material Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau limbah hasil industri yang diolah menjadi habitat ramah lingkungan bagi biota laut. Inovasi yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Munasik, M.Sc. tersebut dikembangkan untuk mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir, meningkatkan produktivitas perikanan, dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Teknologi ini telah mencapai tingkat kesiapan teknologi (TRL) 7–8 dan diuji di sejumlah wilayah pesisir Indonesia. Hasil monitoring menunjukkan peningkatan jumlah ikan, keanekaragaman hayati, serta terbentuknya habitat laut yang lebih produktif. Selain itu, biaya produksinya dinilai lebih efisien dibandingkan produk terumbu buatan impor.

BACA JUGA  Polri Berkomitmen Ciptakan Sistem Pembinaan Karier Berbasis Kompetensi

Hilirisasi inovasi

Terumbu karang dari limbah karya tim peneliti Undip. (Dok/Undip)

Prof. Munasik mengatakan, keikutsertaan dalam Lab2Market 2026 menjadi peluang penting untuk mempercepat hilirisasi inovasi yang telah dikembangkan timnya.

“Kami berharap AFA tidak hanya menjadi produk riset, tetapi juga solusi nyata yang mampu mendukung pemulihan ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Melalui program tersebut, tim AFA akan mendapatkan pendampingan terkait validasi pasar, penguatan model bisnis, hak kekayaan intelektual, hingga strategi komersialisasi dan jejaring investor. Tim AFA juga dijadwalkan mengikuti kegiatan Kick-Off Lab2Market 2026 di Jakarta pada 25–26 Juni 2026 sebagai langkah awal menuju penerapan inovasi secara lebih luas di tingkat nasional maupun internasional. (Htm/M-01)

BACA JUGA  Andrea Pramesti Putri Juara Nyanyi Seriosa Peksiminas 2024

Related Posts

Viral Ribuan Ikan Tembang Terdampar di Pantai Kolaka, Ini Kata BMKG

SEJUMLAH video yang memperlihatkan warga berbondong-bondong memunguti ribuan ikan tembang di bibir pantai viral di berbagai platform media sosial. Belakangan terungkap, fenomena tersebut terjadi di sepanjang Pantai Desa Ladahai-Tamborasi, Kecamatan…

Tim Peneliti UGM Kembangkan Lulur Mandi dari Garam Pantai Selatan

TIM Peneliti PSSTK (Pusat Studi Sumberdaya dan Teknologi Kelautan) Universitas Gadjah Mada mengaku tengah mengembangkan produk inovasi yang berupa lulur mandi berbasis garam laut dan bahan alami dan diberi nama…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Logistik Layani Lebih dari 90 Ribu Anabul pada Semester I 2026

  • August 2, 2026
KAI Logistik Layani Lebih dari 90 Ribu Anabul pada Semester I 2026

Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

  • August 1, 2026
Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

  • August 1, 2026
Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

  • August 1, 2026
Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

  • August 1, 2026
PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba

  • July 31, 2026
Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba