
PEMERINTAH Kota Bandung resmi menetapkan PT Faunaland Ancol sebagai pengelola baru Bandung Zoo setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan secara terbuka, profesional dan akuntabel.
Penetapan ini menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan Bandung Zoo sebagai lembaga konservasi, sarana edukasi lingkungan, ruang rekreasi keluarga, serta salah satu aset publik yang memiliki nilai historis dan sosial bagi masyarakat Kota Bandung. Sebelumnya ada tiga kandidat terakhir pengelola Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan Rabu (10/6) mengapresiasi Panitia Seleksi yang telah menjalankan seluruh tahapan secara cermat dan profesional.
Farhan juga menyampaikan penghargaan kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut) yang terus memberi dukungan, pendampingan, dan perhatian terhadap keberlangsungan fungsi konservasi Bandung Zoo selama proses penataan pengelolaan berlangsung.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada semua pihak sehingga proses ini berjalan dengan baik dan tetap menempatkan fungsi konservasi sebagai prioritas utama,” ungkapnya.
Kesejahteraan hewan
Menurut Farhan, Pemkot Bandung menempatkan fungsi konservasi, kesejahteraan satwa dan kepentingan publik sebagai pertimbangan utama dalam proses seleksi.
“Bagi kami keberhasilan pengelolaan Bandung Zoo tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas konservasi, kesejahteraan satwa, kualitas edukasi dan manfaat yang diberikan kepada masyarakat. Karena itu kami berharap pengelola baru dapat menghadirkan standar pengelolaan yang semakin baik dan bertanggung jawab,” terangnya.
Dengan ditetapkannya pengelola baru, masa transisi akan segera dimulai untuk mempersiapkan revitalisasi kawasan, penguatan fungsi konservasi, peningkatan kesejahteraan satwa dan persiapan pembukaan kembali Bandung Zoo bagi masyarakat.
Manfaat jangka panjang
Pemkot Bandung juga memastikan, proses kerja sama ini memberikan manfaat jangka panjang bagi kota.
Selain memperkuat fungsi konservasi dan pelayanan publik, pengelola baru memiliki komitmen untuk melakukan revitalisasi kawasan, pengembangan fasilitas, serta investasi yang mendukung keberlanjutan operasional Bandung Zoo di masa mendatang.
Proses seleksi yang telah dilaksanakan juga menghasilkan nilai kerja sama yang memberikan manfaat optimal bagi Pemkot Bandung sebagai pemilik aset, sekaligus memastikan tersedianya dukungan investasi yang diperlukan untuk mengembalikan kualitas kawasan, memperkuat fungsi konservasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Hal yang paling penting bagi kami adalah hadirnya kepastian masa depan Bandung Zoo. Kami ingin melihat kawasan ini kembali hidup, satwanya semakin sejahtera, fungsi konservasinya semakin kuat dan manfaatnya semakin besar bagi masyarakat Kota Bandung,” sambung Farhan.
Kawal proses transisi
Farhan menyebut, Pemkot Bandung akan terus mengawal proses transisi agar berjalan sesuai ketentuan serta memastikan seluruh komitmen terhadap konservasi, kesejahteraan satwa, pelayanan publik dan pemanfaatan aset daerah dapat diwujudkan secara nyata.
“Penetapan pengelola baru ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bandung untuk memastikan aset publik dikelola secara profesional, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat tanpa mengurangi fungsi utamanya sebagai lembaga konservasi,” tutupnya. (zahra/M-01)






