Gelar Razia di Rutan Surabaya, Kanwil Ditjenpas Jatim Sita Ponsel hingga Sajam

KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur menggelar razia gabungan berskala besar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Senin malam (25/5). Petugas menyita sejumlah barang terlarang mulai dari telepon seluler (ponsel) hingga benda logam berbahaya.

Razia yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim M Ulin Nuha. Razia melibatkan personel gabungan dari Batalyon-A Pelopor Sat Brimob Polda Jatim, Polsek Waru, dan Koramil 0816/16 Waru.

Petugas menyisir seluruh sudut kamar hunian dan memeriksa barang pribadi milik warga binaan secara menyeluruh. Dari operasi tersebut, petugas mengamankan belasan barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

BACA JUGA  Kejari Pematangsiantar Musnahkan Barang Bukti dari Berbagai Kasus

Barang bukti yang disita di antaranya dua unit handphone dan charger, kabel instalasi listrik liar, sendok stainless steel dan gunting kuku. Selain itu botol kaca dan korek api gas, alat cukur serta berbagai benda berbahan logam aktif. Seluruh barang temuan tersebut langsung diinventarisasi dan dicatat dalam berita acara penggeledahan untuk segera dimusnahkan.

Deteksi dini

Kanwil Ditjenpas Jawa Timur menggelar razia gabungan berskala besar di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Senin malam (25/5). (Dok/Ist)

Plh Kakanwil Ditjenpas Jatim M Ulin Nuha menegaskan, operasi mendadak ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus komitmen nyata institusinya dalam mewujudkan program Zero Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba).

“Razia gabungan ini adalah langkah konkret untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami berkomitmen penuh menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih di seluruh satuan kerja Jawa Timur,” ujar Ulin Nuha.

BACA JUGA  Kejari Sidoarjo Sita Uang Korupsi Desa Entalsewu

Senada, Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, memastikan pihak internal rutan akan memperketat pengawasan pasca-razia agar barang-barang terlarang tidak kembali masuk.

Operasi yang berjalan aman dan kondusif ini merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta tindak lanjut Perintah Harian Direktur Jenderal Pemasyarakatan. (OTW/N-01)


Barang bukti hasil razia gabungan di Rutan Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Senin malam (25/5). (Dok/Ist)

Dimitry Ramadan

Related Posts

AS Klaim Hampir Capai Kata Sepakat dengan Iran Soal Nuklir

AMERIKA SERIKAT mengaku hampir mencapai kesepakatan sementara dengan Iran terkait isu nuklir. Hal tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio. Rubio menegaskan bahwa AS berkomitmen menempuh seluruh jalur diplomatik…

20 Orang Meninggal Akibat Kasus TB di Kabupaten Garut

SEBANYAK 3.939 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terindikasi positif mengidap penyakit tuberkulosis (TB) sejak Januari hingga Mei 2026, berdasarkan hasil skrining terhadap terduga suspek 24.648 orang. Penyakit tersebut meningkat dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menko Pangan Serahkan Sapi Kurban ke Ponpes Progresif Bumi Shalawat

  • May 25, 2026
Menko Pangan Serahkan Sapi Kurban ke Ponpes Progresif Bumi Shalawat

Gelar Razia di Rutan Surabaya, Kanwil Ditjenpas Jatim Sita Ponsel hingga Sajam

  • May 25, 2026
Gelar Razia di Rutan Surabaya, Kanwil Ditjenpas Jatim Sita Ponsel hingga Sajam

KAI DAOP 6 Tambah Tujuh Kereta Tambahan pada Libur Iduladha

  • May 25, 2026
KAI DAOP 6 Tambah Tujuh Kereta Tambahan pada Libur Iduladha

AS Klaim Hampir Capai Kata Sepakat dengan Iran Soal Nuklir

  • May 25, 2026
AS Klaim Hampir Capai Kata Sepakat dengan Iran Soal Nuklir

20 Orang Meninggal Akibat Kasus TB di Kabupaten Garut

  • May 25, 2026
20 Orang Meninggal Akibat Kasus TB di Kabupaten Garut

Kemendes Gandeng TNI dan Gandara Group Beri Sembako untuk Duafa Tasikmalaya

  • May 25, 2026
Kemendes Gandeng TNI dan Gandara Group Beri Sembako untuk Duafa Tasikmalaya