Pemprov Jabar Beri Santunan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Selain menjamin biaya medis, pemprov juga telah menyiapkan santunan, bagi ahli waris korban yang meninggal dunia.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Selasa (28/4) menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab langsung pemerintah terhadap para korban.

“Pemprov menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta,” terangnya .

Tidak terulang

Dedi juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa KRL rute Jakarta-Bekasi tersebut. Ia berharap, peristiwa itu menjadi kecelakaan terakhir kereta api.

BACA JUGA  Pergub Alih Fungsi Lahan Sinergikan Aspek Ekonomi dan Ekologi

“Saya mengajak warga Jabar untuk mendoakan agar keluarga korban diberikan kesabaran menghadapi musibah ini,” ucapnya.

Kecelakaan itu sendiri bermula saat KRL terhenti karena terdapat taksi listrik mogok di lintasan kereta api. Dalam kondisi berhenti, KRL kemudian ditabrak dari belakang oleh kereta api Argo Bromo Anggrek rute Jakarta-Surabaya.  Data sementara akibat kecelakaan itu, 14 orang meninggal dan 84 orang lainnya luka-luka.

Pembatalan jadwal

Sementara itu buntut dari insiden ini, sebanyak dua perjalanan kereta api dari Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung dibatalkan.

“Insiden kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur berdampak terhadap perjalanan kereta api. Dua
perjalanan KA Parahyangan 139B berangkat Bandung pukul 19.25 WIB dan KA 140B berangkat Gambir 23.05 WIB kami batalkan sebagian perjalanannya, untuk lintas Karawang-Gambir PP,” ungkap Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo.

BACA JUGA  Sampah Tahun Baru di Wilayah Bandung Raya terus Dipantau

Menurut Kuswardojo, pembatalan perjalanan kereta api itu merupakan dampak dari insiden yang terjadi di wilayah Bekasi Timur. Hingga saat
ini penanganan atas insiden itu masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan.

“Kami memohon maaf dan turut berduka cita yang mendalam atas kejadian tersebut,” tuturnya.

Evakuasi penumpang

PT KAI  dalam keterangan resminya menyatakan fokus melakukan evakuasi penumpang dan penanganan rangkaian kereta terkait insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan.

BACA JUGA  Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Dibangun Plataran Caruban

Para korban telah dibawa ke sejumlah fasilitas kesehatan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Tercatat ada sembilan rumah sakit yang menjadi rujukan, termasuk RS Primaya, RSUD Bekasi, RS Viola Bekasi serta Mitra Keluarga. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

AKIBAT masih maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan pangan. Wali Kota Bandung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

  • September 14, 2026
Polri dan Jurnalis Gelar Doa Bersama untuk Korban Kapal Virgo dan 5 Wartawan Hilang

Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

  • September 14, 2026
Presiden Resmi Melantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

  • September 14, 2026
Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru