Wabup Sidoarjo Desak Percepatan Infrastruktur di Dusun Kepetingan

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk memprioritaskan pembangunan di wilayah blank spot seperti Kepetingan. Ia menilai, ketimpangan ekonomi di wilayah tersebut berakar pada minimnya fasilitas dasar.

Hal itu dikatakan Wabub Mimik seusai melakukan inspeksi mendadak sekaligus bakti sosial di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Jumat (24/4). Mimik menyoroti potret kemiskinan dan lambatnya pembangunan infrastruktur di wilayah paling timur Kabupaten Sidoarjo tersebut.

“Infrastruktur di wilayah terpencil harus jadi prioritas. Jika fasilitas terpenuhi, mobilitas ekonomi warga akan berjalan, dan kesejahteraan bisa merata,” tegas Mimik.

Untuk mencapai lokasi, Wabup Mimik beserta rombongan mengaku harus menyusuri jalur sungai menggunakan perahu. Hal ini disebabkan akses darat menuju dusun yang dihuni sekitar 110 jiwa tersebut masih sulit dilalui kendaraan.

BACA JUGA  Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana Lewat Program RPL Unitomo

Bansos harus tepat sasaran

Wabub Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak sekaligus bakti sosial di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Jumat (24/4). (Dok/Ist)

Selain infrastruktur fisik, ia juga menginstruksikan jajaran terkait untuk memastikan bantuan sosial, seperti BLT Dana Desa, PKH, dan kepesertaan BPJS, tersalurkan secara tepat sasaran kepada mayoritas warga yang berprofesi sebagai nelayan prasejahtera.

Persoalan krusial muncul saat sesi serap aspirasi. Kepala Dusun Kepetingan, Edi Iswanto, mengungkapkan bahwa rencana proyek pavingisasi jalan desa hingga kini belum terealisasi. Kendala utama terletak pada status kepemimpinan desa yang masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt), sehingga pencairan anggaran terhambat.

“Akses utama kami masih lewat sungai. Jalur darat sangat sulit. Kami sangat berharap ada percepatan pembangunan jalan karena anggaran pavingisasi tertahan aturan administrasi desa,” keluh Edi.

BACA JUGA  Pascademo Pemkot Bandung Pastikan Pemulihan Cepat

Aksi kemanusiaan

Kunjungan yang bertepatan dengan momen Hari Kartini ini juga diisi dengan aksi kemanusiaan. Wabup Mimik membagikan nasi bungkus kepada warga setempat serta paket makanan untuk siswa sekolah dasar.

Mimik menutup kunjungannya dengan berdialog bersama kaum perempuan dan lansia guna menghimpun data langsung mengenai kebutuhan mendesak warga di pelosok Sidoarjo. Ia berjanji akan mengawal kendala administrasi tersebut agar pembangunan infrastruktur di Kepetingan tidak terus tertunda. (OTW/A-01)

Admin

Related Posts

Terapkan WFH-WFO, Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Adaptif dan Produktif

PEMERINTAH Kota Bandung terus mendorong transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan sistem kerja fleksibel Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO). Kepala BKPSDM Kota Bandung,…

BPS Luncurkan Sensus Ekonomi 2026 Perdana di Kota Bandung

BADAN Pusat Statistik (BPS) RI resmi meluncurkan dan menyosialisasikan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Bandung. Hal itu menjadikannya sebagai daerah pertama sekaligus percontohan nasional pelaksanaan sensus tersebut. Kepala BPS…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

InJourney Community Care Latih 300 Siswa untuk Hadapi Gempa

  • April 24, 2026
InJourney Community Care Latih 300 Siswa untuk Hadapi Gempa

UGM Resmi Tetapkan 16 Anggota MWA Terpilih

  • April 24, 2026
UGM Resmi Tetapkan 16 Anggota MWA Terpilih

Wabup Sidoarjo Desak Percepatan Infrastruktur di Dusun Kepetingan

  • April 24, 2026

Rayakan Hari Bumi 2026, Masyarakat Diminta Jaga Lingkungan

  • April 24, 2026
Rayakan Hari Bumi 2026, Masyarakat Diminta Jaga Lingkungan

Terapkan WFH-WFO, Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Adaptif dan Produktif

  • April 24, 2026
Terapkan WFH-WFO, Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Adaptif dan Produktif

BPS Luncurkan Sensus Ekonomi 2026 Perdana di Kota Bandung

  • April 24, 2026
BPS Luncurkan Sensus Ekonomi 2026 Perdana di Kota Bandung