
DALAM rangka peringatan Hari Bumi yang jatuh pada 22 April, Telkomsel kembali menggelar inisiatif pelestarian lingkungan bertajuk di berbagai wilayah Indonesia. Sejalan dengan tema Hari Bumi global “Our Power, Our Planet”, inisiatif dilakukan untuk menekan jejak emisi karbon.
Salah satunya menggelar kompetisi inovasi hijau bagi generasi muda, hingga memfasilitasi ratusan juta pelanggan untuk mendonasikan pohon lewat penukaran Telkomsel Poin.
“Kami menyadari masyarakat memiliki kemauan yang besar untuk melestarikan lingkungan, asalkan mereka memiliki akses dan infrastruktur yang memudahkan mereka untuk bertindak. Oleh karena itu, Telkomsel Jaga Bumi, hadir bukan sekadar program sosial perusahaan, melainkan sebagai wadah kolaborasi,” ujar Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi Jumat (24/4).
“Kami menyediakan ekosistem komprehensif, mulai dari kompetisi inovasi hingga fitur tukar poin menjadi pohon, agar setiap individu bisa memberikan dampak nyata bagi Bumi dan generasi mendatang.”
Tukar Poin jadi Pohon
Menurut Abdullah selain menyasar generasi muda, Telkomsel juga mempermudah ratusan juta pelanggannya untuk menjadi pahlawan lingkungan dari genggaman tangan. Berkolaborasi dengan platform Jejak.in, Telkomsel kembali membuka program Carbon Offset.
Pelanggan cukup menukarkan 5.000 Telkomsel Poin (setara 0,1 pohon) atau 50.000 Telkomsel Poin (setara 1 pohon) melalui MyTelkomsel super app atau SMS. Telkomsel akan mengirimkan laporan perkembangan pohon tersebut langsung ke email pelanggan secara berkala.
“Di sisi pengelolaan limbah atau waste management, Telkomsel melanjutkan program daur ulang plastik bersama mitra PlusTik dan Liberty Society. Program ini mengumpulkan dan mendaur ulang kemasan kartu SIM bekas serta cangkang kartu perdana dari jaringan outlet reseller Telkomsel untuk diubah menjadi produk siap pakai seperti blok paving, tempat sampah, kotak serba guna, dudukan kartu perdana dan ponsel untuk Mitra Outlet,” terangnya. (Zahra/D-01)





