Terapkan WFH-WFO, Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Adaptif dan Produktif

PEMERINTAH Kota Bandung terus mendorong transformasi budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan sistem kerja fleksibel Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO).

Kepala BKPSDM Kota Bandung, Evi Hendarin menyatakan, kebijakan WFH dan WFO dilatarbelakangi oleh upaya pemerintah dalam meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendorong transformasi budaya kerja ASN agar lebih fleksibel dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Dalam kondisi tertentu, pemerintah perlu melakukan penyesuaian sistem kerja agar tetap adaptif sekaligus menghemat sumber daya. Namun yang terpenting, produktivitas ASN tetap terjaga meskipun tidak selalu hadir secara fisik di kantor,” terangnya.

Pemanfaatan teknologi digital

Menurut Evi, pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci utama dalam mendukung pelaksanaan kebijakan ini. Pekerjaan diharapkan tetap dapat dilakukan secara efektif dari mana pun, selama tetap berada dalam koridor aturan yang berlaku.

BACA JUGA  Siasati Efisiensi, Gubernur Jabar Imbau Pemkab Lakukan WFH

“Ini bagian dari langkah strategis untuk menciptakan birokrasi yang modern, fleksibel, dan berorientasi pada hasil kerja, bukan sekadar kehadiran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Bandung, Angga Fitrah Yulianto menyatakan, ASN yang menjalankan WFH tetap wajib mematuhi ketentuan yang berlaku, seperti mengenakan pakaian dinas, melakukan presensi elektronik tiga kali sehari (pagi, siang, dan sore) serta tetap responsif selama jam kerja.

“Disiplin tetap menjadi hal utama. ASN juga tidak diperkenankan bepergian ke luar domisili tanpa alasan kedinasan selama menjalankan WFH,” tuturnya.

Sistem pengawasan

Pemkot Bandung kata Angga juga telah menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi melalui aplikasi yang terintegrasi dengan monitoring jaringan. Sistem ini memungkinkan pelacakan lokasi ASN berdasarkan titik koordinat yang telah didaftarkan.

BACA JUGA  Transaksi Judol ASN Jawa Barat Capai Rp14 Miliar

“Presensi hanya bisa dilakukan di lokasi yang sudah ditentukan, sehingga tidak bisa dilakukan sembarangan. Ini untuk memastikan akuntabilitas tetap terjaga,” paparnya.

Evi menyebut, pada pelaksanaan awal kebijakan, tercatat sebanyak 1.354 ASN melakukan presensi, dengan 137 ASN terdeteksi berada di luar titik koordinat.

Penilaian kinerja dan sanksi

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan konfirmasi kepada semua perangkat daerah. Jika tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka akan berdampak pada penilaian kinerja dan berpotensi dikenai sanksi.

“Meski demikian kami memastikan layanan publik tetap berjalan optimal. Beberapa sektor yang berhubungan langsung dengan masyarakat, seperti kecamatan, kelurahan, serta perangkat daerah pelayanan, tetap menjalankan tugas secara langsung di kantor,” tandasnya.

BACA JUGA  ASN Pemkab Sleman Harus Hidup Sehat Tanpa Narkoba

Pelayanan kepada masyarakat kata Angga tidak terganggu. Justru ini diatur agar tetap berjalan maksimal. Melalui kebijakan ini Pemkot Bandung berharap dapat mewujudkan sistem kerja yang lebih efisien, adaptif, dan tetap produktif di tengah dinamika kebutuhan birokrasi modern. (zahra/D-01)

Dyah Soekasto

Related Posts

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat yang akan menyampaikan aspirasinya pada Rabu (28/10) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. “Kebebasan menyampaikan aspirasi tidak boleh dibatasi, tetapi juga…

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

MENJELANG peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Rabu (28/10/2026), Polda Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pandangan dan aspirasi. Ajakan itu disampaikan menyikapi rencana…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri

  • October 27, 2026
PTN Diminta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Industri