Komunikasi Informasi Sebaiknya Dikemas Lewat Visualisasi Data

CO-FOUNDER yang juga CEO Katadata.co.id, Metta Dharmasaputra memberikan pembekalan mengenai tantangan media di era digitalisasi kepada 1.638 calon wisudawan Pascasarjana UGM, Selasa (21/4), di  Grha Sabha Pramana.

Alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM itu juga menyoroti percepatan revolusi digital dalam mengubah cara pandang masyarakat dalam mengakses informasi.

Saat membuka sesinya, ia menyoroti penetrasi internet dan penggunaan perangkat mobile di Indonesia yang menunjukkan angka yang sangat tinggi, bahkan melebihi jumlah penduduk. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat hidup dalam ekosistem digital yang sangat intens.

Pergeseran informasi publik

Ia menambahkan bahwa perubahan tersebut turut menggeser sumber utama informasi publik dari media konvensional ke media sosial.

“Saat ini sumber untuk mendapatkan informasi telah mengalami peralihan lebih banyak pada media sosial,” ujarnya.

Kondisi ini menurutnya menuntut setiap individu, khususnya pada setiap lulusan di perguruan tinggi untuk mampu terus beradaptasi dengan lanskap komunikasi digital.

Data menunjukkan bahwa 90% informasi ditransmisikan ke otak melalui visual. Karena itu, ia menekankan pentingnya transformasi cara penyampaian informasi di era digital, dari berbasis teks menuju visual storytelling.

Dari teks ke visual

“Kondisi inilah yang mau tidak mau menuntut individu untuk tidak lagi bergantung pada penyampaian informasi dalam bentuk teks panjang. Sebaliknya, informasi perlu dikemas secara visual agar lebih efektif dan mudah dipahami,” tuturnya.

BACA JUGA  UGM dan Polda DIY Sepakat Bentuk Pusat Studi Kepolisian

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa transformasi digital telah menghadirkan berbagai bentuk otomatisasi dalam produksi dan distribusi konten. teknologi seperti speech-to-text, text-to-voice, hingga text-to-video kini semakin berkembang dan digunakan secara luas dalam industri media.

Selain itu, distribusi konten juga telah mengalami personalisasi berbasis algoritma, di mana audiens akan menerima informasi yang sesuai dengan preferensi dan aktivitas mereka di ruang digital.

“Fenomena ini membuat konten yang baru saja dibicarakan seseorang dapat dengan cepat muncul di linimasa media sosial. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem komunikasi digital saat ini tidak hanya cepat, tetapi juga sangat terpersonalisasi,” tuturnya.

Perkembangan AI

Selain itu, ia menilai bahwa perkembangan AI tidak hanya berdampak pada industri media, tetapi juga pada struktur ekonomi, politik, hingga geopolitik global. Ia mencontohkan bagaimana teknologi komunikasi kini menjadi bagian dari strategi dalam konflik antarnegara.

Namun ia menekankan bahwa di balik ancaman tersebut, AI juga membuka peluang besar dalam meningkatkan efisiensi dan inovasi di berbagai sektor. Metta menekankan pentingnya data dalam era digital yang kini menjadi aset utama dalam pengambilan keputusan baik dalam bisnis, media, maupun politik.

BACA JUGA  Pascabencana Banjir, Kasus ISPA Melonjak

Tidak hanya sebagai pelengkap, data ini juga menjadi dasar dalam menghasilkan insight, memahami perilaku audiens, hingga menentukan arah kebijakan.

“Indonesia memiliki potensi besar sebagai ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara, sehingga pemanfaatan data menjadi hal yang krusial agar tidak tertinggal dalam persaingan global,” jelasnya.

Bekali diri

Di akhir pemaparannya, ia menegaskan kembali bahwa lulusan baru perlu membekali diri dengan ‘senjata baru’ untuk menghadapi disrupsi teknologi yang tidak terelakkan.

Menurutnya, ide-ide yang kompleks harus mampu dikemas secara ringkas dan kuat agar dapat dipahami dengan cepat, sekaligus relevan dengan kebutuhan industri yang semakin dinamis.

Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya perubahan cara berpikir generasi muda, dari sekadar berorientasi pada solusi menjadi berorientasi pada dampak yang lebih luas.

Menjaga sinergi

Wakil Rektor UGM Bidang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, menyampaikan selamat kepada calon wisudawan Pascasarjana UGM yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia berharap para calon keluarga besar alumni UGM ini ke depannya mampu berperan di berbagai sektor strategis di tengah tantangan dinamika global yang semakin kompleks.

BACA JUGA  Fisipol UGM Berkomitmen Siapkan Sarapan dan Susu Gratis

Ia juga mendorong alumni untuk terus menjaga sinergi dengan universitas serta berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Alumni harus menjadi aktor strategis di manapun berkarya dan menjadikan profesionalisme sebagai tanggung jawab atas ilmu yang dimiliki. Mari kita jaga nama baik pribadi, keluarga, dan almamater, serta terus berkontribusi untuk transformasi masyarakat,” ujarnya.

Berkontribusi untuk masyarakat

Ketua Departemen Olahraga dan Rekreasi PP Kagama, Agus Supriyo, S.Hut., M.Pd., memperkenalkan Kagama sebagai wadah besar alumni Universitas Gadjah Mada yang mengusung semboyan guyub rukun migunani.

Ia menjelaskan bahwa nilai tersebut tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga pedoman bagi para lulusan dalam berkontribusi di masyarakat.

“Jangan biarkan ilmu kita hanya berhenti di jurnal-jurnal. Mari kita terjemahkan menjadi kebijakan, teknologi aplikatif, atau solusi yang benar-benar menyentuh masyarakat,” tegasnya. (AGT/M-01)

Related Posts

Dukung WFH, Telkomsel Hadirkan Beragam Promo Internet

UNTUK mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah di wilayah Jabotabek dan Jawa Barat, Telkomsel menghadirkan beragam solusi konektivitas. Inisiatif ini bertujuan memastikan pelanggan tetap produktif, nyaman dan…

Ironi Pola Makan tidak Sehat Masyarakat Indonesia

DI TENGAH berbagai upaya mendorong pola makan sehat di Indonesia, terbitlah sebuah studi berjudul ‘Healthy diets are affordable but often displaced by other foods in Indonesia’ yang dipublikasikan dalam jurnal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Iran Skeptis dengan Perpanjangan Gencatan Senjata Trump

  • April 22, 2026
Iran Skeptis dengan Perpanjangan Gencatan Senjata Trump

Pengelolaan Barang KAI Logistik Naik 24 Persen di Triwulan 1

  • April 22, 2026
Pengelolaan Barang KAI Logistik Naik 24 Persen di Triwulan 1

Jateng Dikepung 162 Bencana Sepanjang 2026, Inilah Upaya Pemprov

  • April 22, 2026
Jateng Dikepung 162 Bencana Sepanjang 2026, Inilah Upaya Pemprov

Wabup Sidoarjo Instruksikan Renovasi Total SDN Putat dengan Dana Banpres

  • April 22, 2026
Wabup Sidoarjo Instruksikan Renovasi Total SDN Putat dengan Dana Banpres

UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

  • April 22, 2026
UGM Gandeng Biofarma dan Sinovac Buat Vaksin

Komunikasi Informasi Sebaiknya Dikemas Lewat Visualisasi Data

  • April 22, 2026
Komunikasi Informasi Sebaiknya Dikemas Lewat Visualisasi Data