Disdik Kota Bandung Imbau Orang Tua Persiapkan SPMB Sejak Dini

DINAS Pendidikan (Disdik) Kota Bandung terus mengintensifkan sosialisasi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dan mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan  kebutuhan administrasi sejak jauh hari.

“Masih terdapat waktu sekitar satu bulan bagi orang tua untuk memahami dan menyiapkan proses SPMB secara optimal. Ia mengimbau agar dokumen utama seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran dan KTP orang tua dipastikan telah valid dan diperbarui,” ucap Sekretaris Disdik Kota Bandung, Edy Suparjoto

Menurut Edy, persyaratan utama itu harus disiapkan dari sekarang. Jika ada yang belum diperbarui, segera diperbarui agar tidak menghambat proses pendaftaran.

Selain itu, masyarakat diminta untuk memahami secara menyeluruh regulasi, tahapan, serta prosedur yang akan diterapkan. Informasi resmi dapat diakses melalui berbagai kanal Disdik, termasuk website dan media sosial, yang juga menyediakan panduan serta tutorial teknis.

BACA JUGA  Truk Hino Bermuatan Paket Terbakar di Gudang JNE Bandung

Waspadai penipuan

“Bagi orang tua yang masih mengalami kesulitan, sekolah negeri terdekat akan menyediakan pendampingan melalui operator sekolah. Selain itu, layanan bantuan (help desk) juga disiapkan selama 24 jam untuk menjawab pertanyaan masyarakat,” jelasnya.

Edy juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan bantuan dengan imbalan tertentu. Proses SPMB saat ini telah berjalan secara transparan, objektif dan berbasis sistem.

“Kami tegaskan, tidak ada praktik titip-menitip atau jalur tidak resmi. Semua proses dilakukan melalui sistem yang dapat dipantau secara terbuka. Jika ada hal yang dirasa merugikan, masyarakat dapat langsung melapor dan akan segera ditindaklanjuti,” paparnya.

Edy menyebut, dalam memilih jalur pendaftaran, orang tua juga diimbau untuk mempertimbangkan peluang yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing. Pemahaman terhadap jadwal dan mekanisme menjadi kunci agar tidak terjadi kesalahan dalam proses pendaftaran.

BACA JUGA  Bandara Husein Sastranegara Didesak untuk Dibuka

Akses pendidikan

Di sisi lain, Edy juga menyoroti tren meningkatnya minat terhadap pendidikan non-formal, seperti homeschooling. Menurutnya, hal tersebut sebagai perkembangan positif, selama tetap memperhatikan kualitas pendidikan.

“Yang perlu dipahami, bawa komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung adalah memastikan seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan akses pendidikan. Tidak boleh ada anak usia sekolah yang tidak bersekolah, baik di jalur formal, non-formal, maupun swasta. Semua akan kami layani,” tandasnya. (zahra/M-01)

Related Posts

UPI Siap Terapkan Kebijakan WFH

UNIVERSITAS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyatakan kesiapan dalam mengimplementasikan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yulianto Hal tersebut disampaikan…

UGM Siapkan Kuota 1.221 Mahasiswa Baru Lewat Jalur IUP Gelombang II

UNIVERSITAS Gadjah Mada Yogyakarta membuka penerimaan mahasiswa baru melalui Jalur IUP (International Undergraduate Program) gelombang kedua. Melalui pendaftaran yang berlangsung hingga 28 April mendatang, UGM akan menerima 1.221 mahasiswa baru…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KDM Tandatangi MoU Penanganan Sampah Menjadi Energi Listrik

  • April 8, 2026
KDM Tandatangi MoU Penanganan Sampah Menjadi Energi Listrik

Pemprov Jatim Bagikan Sembako dan BBM untuk Driver Ojol di Sidoarjo

  • April 8, 2026
Pemprov Jatim Bagikan Sembako dan BBM untuk Driver Ojol di Sidoarjo

Garut dan Kabupaten Tasikmalaya Masuk Status KLB Campak

  • April 8, 2026
Garut dan Kabupaten Tasikmalaya Masuk Status KLB Campak

102 Orang Positif Campak, Dinkes Garut Gelar Imunisasi

  • April 8, 2026
102 Orang Positif Campak, Dinkes Garut Gelar Imunisasi

Pemerintah Didorong Bentuk Tim Khusus Soal Sampah Antariksa di Wilayah RI

  • April 8, 2026
Pemerintah Didorong Bentuk Tim Khusus Soal Sampah Antariksa di Wilayah RI

Pemkot Bandung tidak Mau Gegabah Tanggapi Dugaan Kebocoran Data

  • April 8, 2026
Pemkot Bandung tidak Mau Gegabah Tanggapi Dugaan Kebocoran Data