Sektor Angkutan Peti Kemas Tumbuh 40%

  • Ekonomi
  • March 25, 2026
  • 0 Comments

KAI Logistik (Kalog) mencatatkan performa operasional yang stabil dengan total volume pengelolaan barang mencapai 2,2 juta ton hingga akhir Februari 2026.

Capaian itu merepresentasikan ketangguhan perusahaan dalam menjaga kelancaran distribusi logistik nasional di tengah dinamika ekonomi global.

Direktur Utama Kalog, Yuskal Setiawan menyampaikan bahwa dari total volume tersebut, sektor angkutan batu bara masih menjadi kontributor utama dengan porsi 54% atau sebesar 1,2 juta ton.

Meskipun realisasi pada segmen batu bara dalam dua bulan pertama ini dipengaruhi oleh fluktuasi harga global dan tantangan dinamika industri. Untuk itu perusahaan terus berupaya menjaga performa operasional agar tetap stabil dan adaptif terhadap perubahan pasar.

Sektor non-batubara

Keberhasilan menjaga stabilitas kinerja ini turut ditopang oleh kontribusi sektor non-batu bara yang menyumbang 46% dari total capaian perusahaan. Secara rinci, volume tersebut berasal dari layanan bongkar muat BBM/BBK sebesar 500 ribu ton, angkutan peti kemas sebesar 456 ribu ton.

BACA JUGA  Pengelolaan Barang KAI Logistik Naik 24 Persen di Triwulan 1

“Angkutan semen sebesar 52 ribu ton, angkutan barang retail sebesar 12.850 ton serta angkutan limbah B3 yang mencapai 1.656 ton. Pertumbuhan yang paling menonjol terlihat pada segmen peti kemas yang melonjak hingga 40% secara year-on-year (y-o-y), meningkat signifikan dari 325 ribu ton pada Februari 2025 menjadi 456 ribu ton di periode yang sama tahun ini,” paparnya.

Yuskal menyebut, lonjakan pada angkutan peti kemas ini mengindikasikan semakin tingginya kepercayaan pelaku industri, khususnya sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), yang mulai beralih menggunakan moda kereta api sebagai solusi rantai pasok mid-mile yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan atau green logistics.

Tingkatkan kapasitas angkut

Merespons tren positif tersebut, perseroan telah mengambil langkah strategis dengan meningkatkan kapasitas angkut melalui penambahan frekuensi operasional KA Kalog 3.

BACA JUGA  KAI Logistik Pacu Ekspansi Freight Forwarding

Sejak Februari, jadwal perjalanan ditingkatkan dari dua hari sekali menjadi enam kali seminggu, sehingga potensi kapasitas angkut meningkat dari 1.800 TEUs menjadi 3.000 TEUs per bulan.

“Sejalan dengan pertumbuhan peti kemas, sektor bisnis angkutan barang retail juga mengalami kenaikan sebesar 30% dibandingkan hingga Februari 2025. Pertumbuhan dari 9.906 ton menjadi 12.850 ton ini dipengaruhi oleh ekspansi masif titik layanan service point Kalog Express yang semakin mendekat ke pusat-pusat aktivitas masyarakat dan pelaku industri.”

“Selain itu, layanan bongkar muat BBM/BBK turut mencatatkan tren positif dengan pertumbuhan sebesar 8% dari sebelumnya 463 ribu ton menjadi 500 ribu ton,” jelasnya.

Tantangan eksternal

Yuskal menambahkan, bahwa capaian hingga Februari 2026 ini menunjukkan efektivitas strategi diversifikasi layanan perusahaan.

Meskipun sektor batu bara menghadapi tantangan eksternal, perusahaan tetap mampu menunjukkan konsistensi melalui optimalisasi sektor-sektor potensial lainnya.

BACA JUGA  KAI Logistik Hubungkan Wisata Pendidikan dengan Ekonomi Kreatif

“Pertumbuhan signifikan pada sektor peti kemas dan retail membuktikan bahwa langkah kami dalam meningkatkan kapasitas operasional dan memperluas jaringan layanan telah sesuai dengan kebutuhan pasar. Kami secara proaktif melakukan langkah-langkah responsif,” tuturnya.

Perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan yang tidak hanya berfokus pada volume angkutan, tetapi juga pada efisiensi biaya dan pengurangan emisi karbon melalui penggunaan moda kereta api secara lebih luas.

“Berbekal performa yang stabil di awal tahun ini, KAI Logistik berkomitmen untuk terus memperkokoh ekosistem distribusi nasional melalui kolaborasi berkelanjutan bersama seluruh mitra strategis di berbagai sektor,” tutupnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hubungkan Bisnis Halal di Asia Pasifik, B57+ Raih Penghargaan di Indonesia Halal Awards

KOMITMEN B57+ Asia-Pacific Regional Chapter dalam menghubungkan bisnis halal di pasar Asia Pasifik berbuah manis. Mereka dinobatkan sebagai penerima penghargaan Excellence in Asia-Pacific Halal Business Diplomacy and Economic Connectivity pada…

Antar 730 UMK Raih Sertifikat Halal, BRI Sabet Penghargaan

PRESTASI membanggakan kembali diukir PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Mereka menerima penghargaan Excellence in Advancing Halal Readiness through Inclusive Financial Access for Micro and Small Enterprises (MSEs)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks