Serang Kilang Minyak Israel, Iran Tegas Tolak Diplomasi

IRAN terus melancarkan serangan ke kota-kota besar Israel sebagai balasan penyerangan yang dilakukan negeri Zionis itu bersama Amerika Serikat. Terbaru, Iran mengaku telah membombardir kilang minyak dan tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) Israel di Haifa.

“Sebagai balasan atas aksi mereka yang menyerang fasilitas penyimpanan minyak Iran, kami menggunakan drone untuk menyerang kilang minyak dan gas serta fasilitas penyimpanan bahan bakar milik rezim Zionis di Haifa,” kata militer Iran dikutip media pemerintah, IRIB.

Pada bagian lain, penasihat kebijakan luar negeri Iran, Kamal Kharazi menegaskan bahwa pihaknya menyingkirkan kemungkinan diplomasi. Teheran kata dia, siap menghadapi perang berkepanjangan dengan Washington.

Serang Negara-negara Teluk

Pihaknya juga tidak ragu menyerang negara-negara Teluk untuk mendorong Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan konflik.

BACA JUGA  AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

Kharazi memperingatkan bahwa saat ini diplomasi bukanlah pilihan dan perang hanya dapat berakhir jika tekanan ekonomi mendorong negara-negara lain turun tangan.

“Saya tidak melihat ruang untuk diplomasi lagi, karena Donald Trump telah menipu. Kami mengalami hal itu dalam dua putaran perundingan; saat kami sedang terlibat bernegosiasi, mereka justru menyerang kami,” kata Kharazi.

Iran tetap solid

Dia menambahkan tidak ada ruang, kecuali jika tekanan ekonomi ditingkatkan sedemikian rupa, sehingga negara-negara lain akan turun tangan. Kharazi pun menyarankan agar negara-negara Arab Teluk dan pihak lain seharusnya menekan Washington untuk mengakhiri konflik.

“Perang ini telah menimbulkan banyak tekanan, tekanan ekonomi, terhadap pihak lain, dalam hal inflasi maupun kekurangan energi; dan jika ini terus berlanjut, maka tekanan itu akan semakin meningkat sehingga pihak lain tidak punya pilihan selain turun tangan,” ucapnya.

BACA JUGA  Pakar UGM: Ambisi Trump Rebut Greenland Tak Realistis

Ketika ditanya apakah militer dan kepemimpinan Iran tetap bersatu, Kharazi menjawab bahwa mereka tetap solid.

“Sebagaimana yang dilakukan Ayatollah Khamenei, kini pemimpin baru juga akan melakukannya,” ujarnya. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut penangkapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan (OTT) karena dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.…

Korban Gempa Jepang Terus Bertambah

KORBAN jiwa dalam bencana gempa di Jepang terus bertambah. Hal itu karena belum semua gedung atau rumah-rumah yang roboh dibersihkan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Rabu, menyampaikan korban meninggal dunia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas