Serang Kilang Minyak Israel, Iran Tegas Tolak Diplomasi

IRAN terus melancarkan serangan ke kota-kota besar Israel sebagai balasan penyerangan yang dilakukan negeri Zionis itu bersama Amerika Serikat. Terbaru, Iran mengaku telah membombardir kilang minyak dan tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM) Israel di Haifa.

“Sebagai balasan atas aksi mereka yang menyerang fasilitas penyimpanan minyak Iran, kami menggunakan drone untuk menyerang kilang minyak dan gas serta fasilitas penyimpanan bahan bakar milik rezim Zionis di Haifa,” kata militer Iran dikutip media pemerintah, IRIB.

Pada bagian lain, penasihat kebijakan luar negeri Iran, Kamal Kharazi menegaskan bahwa pihaknya menyingkirkan kemungkinan diplomasi. Teheran kata dia, siap menghadapi perang berkepanjangan dengan Washington.

Serang Negara-negara Teluk

Pihaknya juga tidak ragu menyerang negara-negara Teluk untuk mendorong Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan konflik.

BACA JUGA  Jumlah Korban Kebakaran di Los Angeles Jadi 16 Orang

Kharazi memperingatkan bahwa saat ini diplomasi bukanlah pilihan dan perang hanya dapat berakhir jika tekanan ekonomi mendorong negara-negara lain turun tangan.

“Saya tidak melihat ruang untuk diplomasi lagi, karena Donald Trump telah menipu. Kami mengalami hal itu dalam dua putaran perundingan; saat kami sedang terlibat bernegosiasi, mereka justru menyerang kami,” kata Kharazi.

Iran tetap solid

Dia menambahkan tidak ada ruang, kecuali jika tekanan ekonomi ditingkatkan sedemikian rupa, sehingga negara-negara lain akan turun tangan. Kharazi pun menyarankan agar negara-negara Arab Teluk dan pihak lain seharusnya menekan Washington untuk mengakhiri konflik.

“Perang ini telah menimbulkan banyak tekanan, tekanan ekonomi, terhadap pihak lain, dalam hal inflasi maupun kekurangan energi; dan jika ini terus berlanjut, maka tekanan itu akan semakin meningkat sehingga pihak lain tidak punya pilihan selain turun tangan,” ucapnya.

BACA JUGA  Kecelakaan Presiden Iran, Puan Maharani Tunggu Penjelasan Resmi dari Pemerintah

Ketika ditanya apakah militer dan kepemimpinan Iran tetap bersatu, Kharazi menjawab bahwa mereka tetap solid.

“Sebagaimana yang dilakukan Ayatollah Khamenei, kini pemimpin baru juga akan melakukannya,” ujarnya. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

PERSIB Bandung masih kukuh di posisi puncak klasemen Grup E AFC Champions League (ACL) Two setelah mengalahkan wakil Australia Melbourne Victory 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu…

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

PRESIDEN Prabowo Subianto berkenan menerima Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup, Presiden Prabowo menerima Vivian di Hambalang, Jawa Barat pada Rabu. Pertemuan tersebut dilakukan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia