Jaga Stabilitas Harga, Polres dan Pemda Tasikmalaya Gelar Pangan Murah

KEPOLISIAN Resor Tasikmalaya Kota bersama Pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) menggelar gerakan pangan murah di Kecamatan Purbaratu. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga pangan saat Ramadan dan jelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto mengatakan, gerakan pangan murah yang dilakukan merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.

Strateginya adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan kelancaran distribusi

“Alhamdulillah, melalui gerakan pangan murah (GPM) masyarakat bisa mendapat kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di bulan ramadan dan jelang Idulfitri. Saat ini harga pangan di pasar relatif stabil meski harga cabai merah rawit masih fluktuatif secara nasional. Kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.

BACA JUGA  Inflasi di DIY Disumbang oleh Makanan, Minuman dan Rokok

Beri rasa aman

Menurutnya, gerakan pangan murah (GPM) yang dilakukan di Kecamatan Purbaratu ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di Kota Tasikmalaya.

Selain itu untuk  memastikan distribusi dapat berjalan tertib, aman dan tepat sasaran. Kehadiran personel kepolisian di acara itu juga diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud sinergitas Polri dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan bagi masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Harga di GPM

Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu perliter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.

BACA JUGA  Daging Ayam Ras, Cabai Merah dan Cabai Rawit Sumbang Deflasi DIY

Kemudian  telur ayam Rp28 ribu per kg, cabai merah Rp50 ribu, bawang merah Rp36 ribu, bawang putih Rp40 ribu kg, gula pasir Rp17.500 per kg dan tepung terigu Rp10 ribu per kg. (YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Forkopimca Adian Koting Selidiki Laporan Temuan Jejak Harimau di Desa Pancurbatu

FORUM Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Adian Koting menindaklanjuti laporan warga terkait ditemukannya jejak satwa diduga harimau di wilayah Desa Pancurbatu, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara. Mereka pun langsung bergerak…

Benahi Transportasi Jabar, Gubernur  Evaluasi Angkot Tua

PEMERINTAH  Provinsi Jawa Barat akan mengevaluasi operasional angkutan kota (angkot) yang dinilai sudah tidak layak jalan. Langkah itu difokuskan pada angkutan antarkabupaten dan antarkota, yang masih menggunakan armada tua serta…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Forkopimca Adian Koting Selidiki Laporan Temuan Jejak Harimau di Desa Pancurbatu

  • July 23, 2026
Forkopimca Adian Koting Selidiki Laporan Temuan Jejak Harimau di Desa Pancurbatu

Fakultas Peternakan UGM Terima Hibah 5 Unit Traktor Cultivator

  • July 23, 2026
Fakultas Peternakan UGM Terima Hibah 5 Unit Traktor Cultivator

Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie

  • July 23, 2026
Alasan Kesehatan, Hotman Paris Mundur Jadi Pengacara Febrie

Tim Peneliti UGM Kembangkan Lulur Mandi dari Garam Pantai Selatan

  • July 23, 2026
Tim Peneliti UGM Kembangkan Lulur Mandi dari Garam Pantai Selatan

Benahi Transportasi Jabar, Gubernur  Evaluasi Angkot Tua

  • July 23, 2026
Benahi Transportasi Jabar, Gubernur  Evaluasi Angkot Tua

Sleman Gelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Kompleks Candi Prambanan

  • July 23, 2026
Sleman Gelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Kompleks Candi Prambanan