Jaga Stabilitas Harga, Polres dan Pemda Tasikmalaya Gelar Pangan Murah

KEPOLISIAN Resor Tasikmalaya Kota bersama Pemerintah daerah, Bank Indonesia, Bulog dan tim pengendali inflasi daerah (TPID) menggelar gerakan pangan murah di Kecamatan Purbaratu. Kegiatan tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga pangan saat Ramadan dan jelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto mengatakan, gerakan pangan murah yang dilakukan merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah.

Strateginya adalah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan kelancaran distribusi

“Alhamdulillah, melalui gerakan pangan murah (GPM) masyarakat bisa mendapat kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di bulan ramadan dan jelang Idulfitri. Saat ini harga pangan di pasar relatif stabil meski harga cabai merah rawit masih fluktuatif secara nasional. Kami berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.

BACA JUGA  DIY Alami inflasi Tahunan  Sebesar 2,16% 

Beri rasa aman

Menurutnya, gerakan pangan murah (GPM) yang dilakukan di Kecamatan Purbaratu ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di Kota Tasikmalaya.

Selain itu untuk  memastikan distribusi dapat berjalan tertib, aman dan tepat sasaran. Kehadiran personel kepolisian di acara itu juga diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud sinergitas Polri dengan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan bagi masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Harga di GPM

Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu perliter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.

BACA JUGA  Inflasi di DIY Disumbang oleh Makanan, Minuman dan Rokok

Kemudian  telur ayam Rp28 ribu per kg, cabai merah Rp50 ribu, bawang merah Rp36 ribu, bawang putih Rp40 ribu kg, gula pasir Rp17.500 per kg dan tepung terigu Rp10 ribu per kg. (YY/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

WARGA Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti kegiatan edukasi keuangan yang diselenggarakan di Amphitarium Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dengan mengusung tema Penguatan Literasi dan Implementasi Keuangan Syariah Menuju Kemandirian…

Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana Lewat Program RPL Unitomo

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana resmi menyandang gelar Sarjana Administrasi Publik (SAP) setelah mengikuti prosesi yudisium di Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya, Kamis (23/4). Mimik menuntaskan studinya di Fakultas Ilmu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

  • April 24, 2026
Edukasi Keuangan Syariah Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Muhammadiyah DIY

Hantam Garuda Jaya, Samator Raih Podium Ketiga Proliga

  • April 24, 2026
Hantam Garuda Jaya, Samator Raih Podium Ketiga Proliga

Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana Lewat Program RPL Unitomo

  • April 23, 2026
Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana Lewat Program RPL Unitomo

UNY Fasilitasi Peserta Disabilitas Ikuti UTBK

  • April 23, 2026
UNY Fasilitasi Peserta Disabilitas Ikuti UTBK

Proyek Tanggul Laut Pantura Berpotensi Rusak Mangrove, Lamun dan Terumbu Karang

  • April 23, 2026
Proyek Tanggul Laut Pantura Berpotensi Rusak Mangrove, Lamun dan Terumbu Karang

Prof. Armaidy: Indonesia Sebaiknya Tutup Ruang Udara untuk Militer AS

  • April 23, 2026
Prof. Armaidy: Indonesia Sebaiknya Tutup Ruang Udara untuk Militer AS