
UNTUK memberi kenyamanan dan keamanan serta informasi saat mudik lebaran, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat memaksimalkan aplikasi Super Aps Sapawarga.
“Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman. Kami fokus menyampaikan informasi yang lebih akurat khususnya jalur mudik yang aman dan lancar, kemudian program mudik gratis hingga terintegrasi dengan pantauan lalulintas melalui CCTV,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar, Adi Komar.
Menurut Adi, Sapawarga juga menjadi aplikasi pemesanan tiket mudik gratis yang akan dilaksanakan oleh Pemprov Jabar. Untuk pemesanan tiket mudik gratis sudah dapat dilakukan mulai 11 Februari hingga 12 Maret.
Comand centre
“Saat mendaftar, pemudik hanya perlu memasukan data diri seperti nama, nomor induk kependudukan (NIK), alamat, nomor Kartu Keluarga, tanggal lahir dan rute keberangkatan. Pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada 1 – 12 Maret 2026,” jelasnya.
Diskominfo lanjut Adi, juga akan memaksimalkan Comand Centre sebagai pusat pengelolaan informasi jalur mudik yang memanfaatkan CCTV di sepanjang jalur mudik dan jalur wisata di Jabar. Dengan memanfaatkan CCTV, informasi terakurat dapat segera diketahui saat itu juga.
“Comand Centre nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan petugas lapangan untuk monitoring sekaligus mengambil keputusan yang tepat terkait kondisi perjalanan mudik 1447 Hijriah,” pungkasnya.
Gandeng PO
Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar, Dhani Gumelar menyatakan program Mudik Gratis 2026 akan diberangkatkan pada 13, 14 dan 15 Maret 2026 dengan titik keberangkatan dari beberapa lokasi.
Pemprov Jabar bersama dengan Jasa Raharja mempersiapkan kuota mudik gratis sebanyak 3.040 tiket dengan menggandeng beberapa PO bus, seperti PO. Sugeng Rahayu, PO. Damri, PO. Sinar Jaya, PO. Primajasa, PO. MGI. Total bus yang disediakan sebanyak 74 unit.
“Melalui Program Mudik Gratis Tahun 2026, Pemprov Jabar menyediakan rute, baik dalam maupun luar Provinsi Jabar. Program mudik gratis terbuka untuk semua warga asal dan tinggal di Jabar yang ingin mudik ke kampung halaman,” sambungnya.
Pemeriksaan teknis
Dhani menambahkan, untuk armada bus yang akan digunakan juga telah memenuhi standar keselamatan yang disiapkan melalui pemeriksaan teknis (ramp check) sebelum keberangkatan. Pengemudi dan kru juga dipastikan dalam kondisi sehat dan siap melayani penumpang selama perjalanan.
Selain dengan Diskominfo, Dishub juga berkoordinasi dengan dinas lainnya untuk memastikan keandalan jalur mudik, terutama mengantisipasi kemungkinan gangguan alam seperti longsor.
“Kami memperkirakan, sekitar 70 persen pemudik akan menggunakan kendaraan pribadi. Banyak di antara mereka melintasi Jabar menggunakan jalan tol sehingga Dishub Jabar akan memastikan kelancaran lalu lintas di jalan tol,” tandasnya. (Zahra/N-01)







