Polda Jabar resmikan Rusunawa untuk Anggota Polri di Tasikmalaya

KAPOLDA Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan meresmikan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Asrama Polisi Bojong milik Polres Tasikmalaya Kota. Nantinya Rusunawa itu akan ditempati oleh 40 orang anggota Polisi.

Pembangunan asrama polisi tersebut, menghabiskan anggaran Rp13 miliar berasal dari masyarakat melalui pajak.

“Bangunan dua lantai dengan konstruksi 40 rumah untuk 40 Kepala Keluarga (KK) sebagai hunian bagi anggota Polres Tasikmalaya Kota dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, lapangan olahraga bola voli, area parkir, ruang hijau, air PDAM, sumber air tanah, tiap rumah dipasang listrik token, jalan beton,” kata, Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, Kamis (26/2/2026).

Rudi mengatakan, berdirinya Rusunawa tidak lepas dari kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan masyarakat, Pemerintah Kota Tasikmalaya berkontribusi dalam proses pembangunan.

BACA JUGA  Angin Kencang Rusak Belasan Rumah di Ciamis dan Tasikmalaya

Harus dijaga

Peresmian Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Asrama Polisi Bojong milik Polres Tasikmalaya Kota. (Dok/ist)

“Tanpa dukungan masyarakat, bangunan ini tidak akan berjalan sesuai rencana karena hunian yang layak menjadi faktor penting dalam menunjang kinerja personel. Rumah ini merupakan tempat beristirahat sekaligus sumber energi sebelum kembali menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, anggota patroli, menangani kasus, mengatur lalu lintas membutuhkan tempat tinggal nyaman untuk berkumpul bersama keluarga, tapi mengingatkan agar seluruh fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik. Karena, anggaran bangunan nilainya tidak kecil tapi pemanfaatannya harus optimal dan berkelanjutan.

“Kami meminta agar Rusunawa tidak diperlakukan seperti kos-kosan dibiarkan kusam, ini rumah, bukan kontrakan. Kalau cat kotor dibersihkan, kalau pintu rusak dibenahi jangan ditelantarkan, kalau tidak dirawat itu tandanya tidak bersyukur dan penghuni tidak menjaga kebersihan bisa saja diganti,” (YY/N-01)

BACA JUGA  Polda Jabar Tinjau Jalur Arteri Selatan Jelang Mudik Lebaran

Dimitry Ramadan

Related Posts

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

TIM penyidik Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo terus memperdalam penyidikan kasus dugaan korupsi pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Terbaru, penyidik memeriksa saksi kunci atau “saksi…

Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

BENCANA banjir dan longsor yang terus melanda Kabupaten Bandung, Jawa Barat mengundang keprihatinan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jabar. Walhi menilai jika saat ini wilayah Kabupaten Bandung sedang berada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

  • April 14, 2026
Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

  • April 14, 2026
Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Timnas Indonesia Gasak Timor Leste, Vietnam Cukur Malaysia

  • April 13, 2026
Timnas Indonesia Gasak Timor Leste, Vietnam Cukur Malaysia

Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

  • April 13, 2026
Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

  • April 13, 2026
Walhi Jabar Nilai Pemkab Bandung Gagal Atasi Bencana Banjir 

Zero TB Yogyakarta Gelar ACF di Gunungkidul

  • April 13, 2026
Zero TB Yogyakarta Gelar ACF di Gunungkidul