Tarekat Idrisiyyah Berkomitmen Jaga Kemurnian Islam

MURSYID Tarekat Idrisiyyah, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman mengatakan bahwa tujuan dari musyawarah kerja nasional (Mukernas) 2024 yang baru saja mereka gelar adalah untuk menyelaraskan langkah kerja papa pengurus dengan nilai-nilai dakwah kenabian.

Selain itu juga untuk mengingatkan tugas besar tarekat adalah menjaga kemurnian ajaran Islam di tengah berbagai tantangan, baik yang datang dari internal maupun eksternal.

“Islam harus benar-benar menjadi cahaya bagi seluruh umat,” ujar Syekh Akbar seusai Mukernas yang berlangsung di aula musyahadah Masjid Al-Fattah, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (20/12).

Syekh Akbar, mengingatkan perjuangan dakwah bukan hanya tentang yang bernilai materialistik, tapi bagaimana menebarkan petunjuk Allah dengan memanfaatkan media, seperti media sosial, televisi, dan platform digital lainnya.

BACA JUGA  Pemprov Jawa Barat Ambil Alih TPPAS Lulut Nambo

Syekh Akbar menekankan para pengurus agar lebih sigap dan responsif terhadap kebutuhan umat. Lebih tegas lagi beliau memberikan gambaran bahwa setiap individu dalam Idrisiyyah Foundation memiliki tugas sangat besar dalam menyongsong futuh Islam ke depan.

Dalam hal menyongsong 1 Abad Tarekat Idrisiyyah, Syekh Akbar menyampaikan visi 2030 dengan menggarisbawahi empat tugas besar Idrisiyyah yaitu, pertama terwujudnya kawasan pendidikan terintegrasi, dua terwujudnya pesantren tasawuf berbasis digital. Ketiga terwujudnya ekonomi mandiri dari hulu ke hilir. Dan keempat dakwah Idrisiyyah mengglobal.

Tarekat Idrisiyyah adalah organisasi berbasis tarekat yang bergerak di bidang dakwah, pendidikan, sosial dan ekonomi berpusat di Tasikmalaya. Tarekat Idrisiyyah ini telah menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam dan tasawuf di Indonesia. Mereka juga berkomitmen untuk menjalin ukhuwah Islamiyah di tingkat internasional. (YY/N-01)

BACA JUGA  Pakar Gempa Unpad: Ada Banyak Sesar Aktif di Jabar

Dimitry Ramadan

Related Posts

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

HINGGA saat ini masih banyak terjadi kekerasan di lingkungan kampus, baik yang dilaporkan maupun tidak dilaporkan. Untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga…

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari