Pemprov Jabar Siapkan 60 Posko Sumber Informasi Pemudik

GUNA memperlancar perjalanan mudik masyarakat Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan sebanyak 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jabar.

Nantinya posko Piket Lebaran 2026 bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet. Selain itu, pemudik juga bisa mendapatkan informasi penting seputar jalur mudik, jalur rawan bencana, serta jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar, Agung Wahyudi menerangkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 tersebar di 6 UPTD. Selain itu, agar mudik berlangsung lancar, DBMPR Jabar juga menyiapkan 19 titik Disaster Relieve Unit (DRU) untuk mengantisipasi bencana.

“DRU akan dikawal oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bima Sakti yang bertugas melakukan antisipasi kerusakan ruas jalan provinsi pada daerah perkotaan dan lalu lintas padat, lokasi rawan kecelakaan, lokasi rawan bencana serta lokasi berdasarkan masukan masyarakat yang bersifat mendesak,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemprov Jabar Sediakan Posko Layanan Pengaduan THR

Peralatan lengkap

Tim dilengkapi dengan berbagai peralatan, yakni mini 20 excavator, 56 dump truck, 6 jembatan bailey, 40 pick up, 6 wheel loader serta 81 pemadat.

“Sebanyak 19 titik DRU tersebar di Kabupaten/ Kota Bogor, Kabupaten/ Kota Bekasi, Cianjur, Kabupaten/ Kota Sukabumi, Purwakarta. Subang, Garut, Kota Bandung, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Kuningan dan Tasikmalaya,” paparnya.

Menurut Agung, dengan persiapan tersebut, gangguan bencana saat perjalanan mudik dapat diminimalkan. DBMPR Jabar juga telah mempersiapkan kondisi jalan untuk mudik Idulfitri.

“Persentase jalan provinsi yang dalam kondisi mantap sebesar 91,68 persen atau 2.362,183 kilometer. Perbaikan jalan yang berlubang sedang dilakukan. Saya menjamin, tidak ada lagi jalan berlubang saat mudik Idulfitri,” tandasnya.

Titik favorit pemudik

Sementara itu Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan bersama Direktur Utama PT Jasa Marga meninjau langsung kesiapan Rest Area KM 57 dan KM 62 Tol Jakarta-Cikampek. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

BACA JUGA  Prebegan, Tradisi Jelang Idul Fitri yang tak Lekang Tergerus Jaman

Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek menjadi salah satu titik favorit pemudik untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar minyak. Lokasinya yang strategis, sebagai rest area pertama yang ditemui kendaraan dari Jakarta setelah melintasi Tol Layang MBZ, menjadikan kawasan ini sering dipadati pengunjung.

Pada musim mudik tahun ini, diprediksi ribuan kendaraan akan singgah di rest area tersebut. Tingginya jumlah kendaraan berpotensi berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek seperti pada tahun-tahun sebelumnya, antrean kendaraan yang hendak masuk rest area sering meluber hingga ke badan tol dan memicu kemacetan panjang.

“Kami melakukan pemetaan menyeluruh di kawasan rest area, mulai penempatan posko pantau mudik, kesiapan tim urai kemacetan, hingga pengaturan lokasi parkir. Selain itu, pihak kepolisian juga akan menerapkan pembatasan waktu istirahat bagi kendaraan yang masuk ke rest area agar terjadi pergantian secara teratur,” jelasnya.

BACA JUGA  Dedi Mulyadi Prihatin dengan Dugaan Kekerasan pada Pekerja Sirkus

Alat penghitung

Menurut Kapolda, pihaknya juga akan memasang alat penghitung kendaraan yang masuk ke rest area. Dengan sistem tersebut, petugas dapat memantau jumlah kendaraan secara real time sekaligus mengawasi durasi waktu istirahat para pemudik.

“Dengan alat penghitung ini, kami bisa mengetahui kapasitas secara pasti. Jika sudah penuh, maka akan kami lakukan rekayasa dan pengalihan agar tidak terjadi antrean hingga ke badan tol. Tujuannya agar seluruh pemudik bisa aman, nyaman, dan tidak menimbulkan kemacetan di Tol Jakarta–Cikampek,” tandasnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kemarau Panjang Sebabkan Karhutla di Garut

KEBAKARAN hutan dan lahan di Gunung Putri, tepatnya Blok Cijolang, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut akibat kemarau panjang. Kejadian tersebut, membakar lahan seluas 1 hektare. Camat Tarogong Kaler,…

OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) menyetujui penggabungan PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Rizky Barokah ke dalam PT BPRS PNM Mentari sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur industri BPR Syariah agar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

AS dan Iran Didesak Lakukan Gencatan Senjata Selama 10 Hari

  • July 22, 2026
AS dan Iran Didesak Lakukan Gencatan Senjata Selama 10 Hari

Menkes Sebut Rokok Elektrik juga Berbahaya untuk Kesehatan

  • July 21, 2026
Menkes Sebut Rokok Elektrik juga Berbahaya untuk Kesehatan

Kemarau Panjang Sebabkan Karhutla di Garut

  • July 21, 2026
Kemarau Panjang Sebabkan Karhutla di Garut

OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari

  • July 21, 2026
OJK Setujui Penggabungan BPRS Rizky Barokah ke BPRS PNM Mentari

Dedi Usul Penempatan Aparat Bersenjata di Titik Rawan Begal di Bandung Raya

  • July 21, 2026
Dedi Usul Penempatan Aparat Bersenjata di Titik Rawan Begal di Bandung Raya

MUI Sidoarjo Desak Pemkab Tindak Tegas Praktik Penjualan Miras

  • July 21, 2026
MUI Sidoarjo Desak Pemkab Tindak Tegas Praktik Penjualan Miras