Pangeran Andrew Dibebaskan Dari Tahanan Tapi Tetap Diselidiki

PANGERAN  Andrew, dibebaskan dari tahanan namun masih berstatus dalam penyelidikan atas dugaan pelanggaran jabatan publik (misconduct in public office), sebuah dakwaan lama dalam sistem hukum Inggris.

Andrew ditangkap di kediamannya di Sandringham Estate milik kakaknya, King Charles III, di Norfolk, Kamis (19/2), bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-66.

Pihak kepolisian tengah menyelidiki dugaan bahwa Andrew membagikan informasi rahasia kepada Jeffrey Epstein saat menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris. Epstein sendiri meninggal dunia di penjara New York pada 2019 ketika menunggu proses hukum atas dakwaan perdagangan seks.

Sekitar 11 jam setelah penangkapan, Andrew terlihat meninggalkan Kantor Polisi Aylsham di Norfolk. Ia difoto berada di kursi belakang sebuah kendaraan.

BACA JUGA  Sederet Rekor Sertai Kesuksesan Spanyol di Euro 2024

Hingga saat ini, Andrew belum didakwa secara resmi, namun masih berada dalam proses penyelidikan. Ia secara konsisten membantah melakukan pelanggaran apa pun terkait hubungannya dengan Epstein.

Kepolisian Thames Valley dalam pernyataan terbarunya mengonfirmasi pembebasan seorang “pria berusia 60-an dari Norfolk”, tanpa menyebutkan nama Andrew secara langsung.

“Pria yang ditangkap tersebut kini telah dibebaskan dan masih dalam penyelidikan,” demikian pernyataan kepolisian.

Kasus ini kembali menyoroti sorotan publik terhadap anggota keluarga kerajaan Inggris terkait hubungan masa lalu dengan Epstein.

Skandal Pangeran Andrew  terkait Epstein pernah diangkat dalam film serial Netflix berjudul Scoop pada 2024. Film ini berisi upaya channel TV BBC mewawancarai Pangeran Andrew pada 2019 yang saat itu masih bergelar Duke of York.

BACA JUGA  Putin Tuding Barat Seret Perang di Ukraina Jadi Konflik Global

Dalam wawancara itu ia akhirnya mengakui bahwa ada hubungan dengan Epstein. Kerajaan Inggris kemudian mencopot gelar dan semua tugas yang dia emban.

Dan pada 2026 saat Departemen Kehakiman AS merilis file Jeffrey Epstein, dan beredar foto-foto sang pangeran terlibat kejahatan seksual dengan banyak perempuan di bawah umur. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkab Batu Bara Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Dukungan Penuh

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menilai Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, telah berada di tahap akhir menuju penerapan manajemen talenta. Selanjutnya tinggal menerapkan ekosistem karier ASN…

Pemkot Jaktim Sosialisasikan Penataan Jalan Cakung-Cilincing Sepanjang 2,8 Kilometer, 250 Warga Terdampak

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mulai menyosialisasikan rencana penataan kawasan koridor Jalan Cakung Cilincing (Jalan Cacing), baik sisi barat maupun timur, kepada masyarakat. Penataan sepanjang Jalan Cakung Cilincing sekitar 2,8…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persebaya Bekuk Isenmulang, Persik Hentikan Laju Madura United

  • October 10, 2026
Persebaya Bekuk Isenmulang, Persik Hentikan Laju Madura United

Perlu Kerjasama Antarnegara untuk Hadapi Ancaman Karhutla

  • October 9, 2026
Perlu Kerjasama Antarnegara untuk  Hadapi Ancaman Karhutla

RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

  • October 9, 2026
RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

  • October 9, 2026
Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

  • October 9, 2026
PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

Pemkab Batu Bara Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Dukungan Penuh

  • October 9, 2026
Pemkab Batu Bara Terapkan Manajemen Talenta, BKN Beri Dukungan Penuh