Rektor ITB Serahkan Huntara untuk Korban Longsor Cisarua

REKTOR Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Tatacipta Dirgantara menyerahkan satu unit hunian sementara (huntara) dan bantuan sembako bagi warga terdampak longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (19/2).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Desa Bangkit Cisarua, hasil kolaborasi Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB, Rumah Amal Salman, Yayasan Pembina Masjid Salman ITB, serta Ikatan Alumni ITB.

Program ini dirancang sebagai respons kemanusiaan terpadu bagi masyarakat terdampak longsor, mencakup fase tanggap darurat, pemulihan, rehabilitasi hingga rekonstruksi. Pendekatan yang digunakan mengedepankan teknologi tepat guna serta dukungan keahlian para pakar ITB.

Selain penyediaan huntara, program ini juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga, pemulihan psikososial, penyediaan akses air bersih, serta perbaikan infrastruktur dasar secara aman dan berkelanjutan.

BACA JUGA  82 Orang masih Hilang Pascalongsor di Cisarua

Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyampaikan kehadiran ITB di Cisarua merupakan bagian dari misi perguruan tinggi untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Alhamdulillah pada hari pertama Ramadan, kita menyaksikan bagaimana ITB hadir dalam kondisi bencana. Sejak November lalu di Sumatra, pada hari kedua bencana ITB sudah mengirimkan tim dan hingga kini masih bertugas di tiga provinsi,” ujarnya.

Pola kolaboratif

Ia menegaskan pola kerja kolaboratif antara dosen, mahasiswa, alumni, dan masyarakat menjadi model pengabdian yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Melalui program ini, lebih dari 250 warga menerima manfaat, termasuk 110 paket sembako, 35 paket obat-obatan, serta 40 layanan bantuan kesehatan. Tim juga menyediakan layanan ambulans, layanan kesehatan, dukungan psikososial, dan asesmen pascabencana.

BACA JUGA  Diskominfo Jabar Pasangi Internet di Lokasi Longsor Cisarua

Direktur Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran ITB, Prof. Dr.-Ing. Zulfiadi Zulhan, mengatakan sejak hari kedua bencana di Cisarua, ITB membentuk empat tim yang fokus pada manajemen risiko kebencanaan, kesehatan, permukiman, serta air dan sanitasi.

Ia berharap huntara yang diserahkan dapat menjadi awal pemulihan bagi warga terdampak. Ke depan, ITB juga berencana membangun sejumlah huntara tambahan di beberapa titik di Pasir Kuning.

Sementara itu, Ketua Tim Arsitek, Dr.-Ing. Andry Widyowijatnoko, menjelaskan desain huntara mengutamakan kecepatan pembangunan dan pemanfaatan material yang mudah diperoleh saat kondisi darurat.

Bantuan huntara dengan sistem reciprocal frame

Huntara berukuran 6 x 6 meter tersebut dirancang untuk menampung dua keluarga dengan total tujuh penghuni. Struktur bangunan menggunakan sistem reciprocal frame yang disederhanakan menjadi modul rangka, sehingga dapat dirakit dengan cepat.

BACA JUGA  18 Ribu Peserta akan Mengikuti UTBK ITB 2026

“Huntara ini bisa dibangun hanya dalam dua hari. Sistemnya modular, sehingga panjang bangunan bisa diperluas sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Material yang digunakan juga memanfaatkan produk lokal guna mendorong pergerakan ekonomi masyarakat sekitar.

Bagi Ayi Kurniawan (43), warga yang rumahnya hanyut akibat longsor, bantuan huntara tersebut menjadi harapan baru.

“Fasilitas ini sangat membantu kami yang rumahnya sudah tidak ada. Kami senang dan bersyukur ITB datang langsung membantu ke Kampung Pasir Kuning,” ungkapnya. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

PERJUANGAN Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dalam mendorong pemerintah pusat mengambil alih pembiayaan gaji dan tunjangan PPPK daerah melalui APBN mulai menunjukkan hasil. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pemerintah…

Bupati Taput kunjungi SMP Negri 3 Lobu Siregar Siborongborong

‎PENDIDIKAN berkualitas menjadi salah satu kunci dalam mempersiapkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa kemajuan bagi daerah. Semangat tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rayakan HUT ke-81 RI, TWC Gelar Pertunjukan Wayang Kulit

  • August 22, 2026
Rayakan HUT ke-81 RI, TWC Gelar Pertunjukan Wayang Kulit

Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

  • August 21, 2026
Bupati Bandung Sebut Beban Gaji PPPK Beralih ke APBN

KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

  • August 21, 2026
KAI Logistik Layani 2 Juta Angkutan Ritel Hingga Juli

Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

  • August 21, 2026
Bobotoh Berkesempatan Miliki Jersey Super League Persib

Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

  • August 21, 2026
Pengembangan Formulasi Dawet Ayu Banjarnegara untuk Memperluas Pasar

Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif

  • August 21, 2026
Ikut ASTINDO Travel Fair 2026, IDN Tawarkan Promo Ekslusif