Sleman Deflasi Januari, TPID Antisipasi Kenaikan Harga

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa menegaskan Kabupaten Sleman mencatat tren penurunan harga atau deflasi yang konsisten sepanjang Januari 2026.

Seluruh indikator menunjukkan angka negatif, yang menandakan harga sejumlah komoditas pangan lebih rendah dibandingkan periode dasar yang digunakan.

“Komoditas penyumbang deflasi Indeks Perkembangan Harga (IPH) Januari 2026 didominasi cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah,” ujar Danang, Jumat (13/2).

Namun, ia mengingatkan potensi kenaikan harga daging ayam ras dan daging sapi seiring meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Kondisi ini perlu diantisipasi melalui penguatan pengendalian pasokan, kelancaran distribusi antar daerah, serta stabilisasi harga oleh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Hal tersebut disampaikan Danang dalam High Level Meeting (HLM) TPID se-DIY yang digelar di Sleman. Pertemuan ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, mengingat pola konsumsi masyarakat yang cenderung meningkat menjelang bulan suci Ramadan dan hari besar keagamaan lainnya.

BACA JUGA  Bupati Sleman Tinjau Masalah Transmigran di Konawe Selatan

Antisipasi kenaikan harga

Berdasarkan neraca pangan menjelang Idulfitri 2025 dan 2026, ketersediaan pangan strategis di Sleman secara umum dalam kondisi surplus. Komoditas utama seperti beras, cabai, gula pasir, daging ayam ras, dan telur ayam ras dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Pada 2026, surplus pangan diperkirakan meningkat, terutama pada komoditas cabai dan protein hewani. Namun potensi tekanan harga tetap harus diantisipasi akibat lonjakan permintaan dan faktor distribusi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional,” jelasnya.

Pengendalian inflasi

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, mengingatkan bahwa tantangan pengendalian inflasi tidak sekadar menjaga angka dalam koridor sasaran, tetapi juga memastikan ketenangan sosial dan kepastian ekonomi.

BACA JUGA  Pemkab Sleman Hapus Denda PBB P2 Tunggakan 2023-2025

“Menghadapi Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah, pendekatan kita tidak boleh reaktif, melainkan antisipatif, presisi, dan terkoordinasi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sri Sultan juga mengapresiasi kinerja TPID dan para pemangku kepentingan di DIY yang berhasil meraih Juara II TPID Provinsi Berkinerja Terbaik Kawasan Jawa-Bali dalam ajang TPID Award 2025.

“Prestasi ini harus menjadi dorongan agar koordinasi yang rapi dan langkah terukur terus berlanjut, terutama dalam menghadapi dinamika Ramadan dan Idulfitri,” pungkasnya. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Wakil Bupati Sleman Langsung Ganti Pejabat Pascadilantik

Siswantini Suryandari

Related Posts

Masjid Kampus UGM Gelar Ramadan di Kampus

SELAMA Ramadan 1447 Hijriah, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melalui Masjid Kampus UGM kembali menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Ramadan di Kampus (RDK). Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan hadir sebagai pembicara, di…

Kemenkes Percepat Kedokteran Presisi Lewat BGSI

KEMENTERIAN Kesehatan Republik Indonesia mempercepat implementasi kedokteran presisi sebagai respons atas melonjaknya pembiayaan kesehatan akibat penyakit kronis di Tanah Air. Melalui program Biomedical and Genome Science Initiative (BGSI), pengobatan diarahkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Masjid Kampus UGM Gelar Ramadan di Kampus

  • February 13, 2026
Masjid Kampus UGM Gelar Ramadan di Kampus

Sleman Deflasi Januari, TPID Antisipasi Kenaikan Harga

  • February 13, 2026
Sleman Deflasi Januari, TPID Antisipasi Kenaikan Harga

Kemenkes Percepat Kedokteran Presisi Lewat BGSI

  • February 13, 2026
Kemenkes Percepat Kedokteran Presisi Lewat BGSI

Pemkot Bandung Kukuhkan Forum Karasa Perkuat Sistem Pangan

  • February 13, 2026
Pemkot Bandung Kukuhkan Forum Karasa Perkuat Sistem Pangan

Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah Ramadan

  • February 13, 2026
Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah Ramadan

Polresta Sidoarjo Tambah SPPG di Jabon, Total Jadi Enam Unit

  • February 13, 2026
Polresta Sidoarjo Tambah SPPG di Jabon, Total Jadi Enam Unit