Bupati Sleman Tinjau Masalah Transmigran di Konawe Selatan

BUPATI Sleman Harda Kiswaya akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, untuk menindaklanjuti berbagai masalah transmigran asal Sleman. Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin hingga Kamis pekan depan.

Langkah ini diambil menyusul adanya laporan bahwa sejumlah kepala keluarga asal Sleman yang ditempatkan di Desa Laikandonga, Kecamatan Ranomeeto Barat, memilih kembali ke Sleman akibat berbagai kendala di lokasi transmigrasi.

“Ini bentuk keseriusan kami dalam merespons aspirasi masyarakat Sleman yang mengikuti program transmigrasi. Kami juga berterima kasih kepada Pemkab Konawe Selatan atas dukungan dan layanan yang telah diberikan,” ujar Bupati Sleman Harda Kiswaya, Rabu (9/7).

Pertemuan antara Pemkab Sleman dan Pemkab Konawe Selatan direncanakan untuk merumuskan solusi bersama atas persoalan yang dihadapi para transmigran. Pemkab Sleman berharap kerja sama antardaerah terkait program transmigrasi dapat diperkuat kembali melalui perjanjian baru.

BACA JUGA  Perputaran Uang Wisata Sleman Tembus Rp362 M Selama Nataru

Kepala Bagian Hukum Setda Sleman, Hendra Adi, menyatakan bahwa kajian hukum dan kondisi di lapangan telah diselesaikan dan siap dibahas bersama Pemkab Konawe Selatan.

“Apabila solusi bersama disepakati, pembaruan perjanjian kerja sama daerah akan memperkuat aspek hukum dan operasional program transmigrasi,” jelas Hendra.

Pemkab Sleman berharap pemerintah pusat juga memberi perhatian serius terhadap perbaikan tata kelola program transmigrasi secara menyeluruh agar lebih efektif dan berkelanjutan. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak