Belanda Tersingkir di Fase Gugur, Koeman Pilih Mundur

RONALD Koeman memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai arsitek Belanda seusai disingkirkan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 melalui drama adu penalti 3-2 di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa.

Menurut mantan arsitek Barcelona itu, sebagai juru taktik, dialah orang yang paling bertanggung jawab dengan kegagalan tim Oranye di Piiala Dunia. Itu sebabnya agar tidak terjadi polemik, dia memutuskan mundur.

“Saya mengapresiasi semua orang di sekitar tim Oranje selama dua periode ketika saya mendapat kehormatan menjadi pelatih tim nasional,” kata Koeman.

Secara keseluruhan, dalam dua periodenya melatih timnas Belanda, Koeman telah memimpin tim ini dalam 64 pertandingan, dengan 35 kemenangan, 14 seri, dan 15 kekalahan.

BACA JUGA  Menteri P2MI Beri Pembekalan pada Pekerja Migran sebelum ke Korea

Di bawah kepemimpinannya, Belanda berhasil lolos ke tiga turnamen besar, yakni Piala Eropa 2021, Piala Eropa 2024, dan Piala Dunia 2026.

Pada Piala Eropa 2024, Oranje melaju hingga semifinal sebelum disingkirkan Inggris dengan skor 2-1. Sebelum itu, Koeman juga membawa Belanda mencapai final UEFA Nations League 2019.

Cari pelatih baru

Pada bagian lain, Direktur Sepak Bola Elite KNVB Nigel de Jong mengaku menghormati keputusan Koeman. “Ronald telah mendedikasikan dirinya sepenuh hati selama beberapa tahun terakhir dan memberikan kontribusi yang sangat penting bagi tim nasional Belanda. Atas nama KNVB, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepadanya,” kata De Jong.

De Jong kemudian menjelaskan bahwa evaluasi yang telah direncanakan setelah Piala Dunia kini resmi dimulai. Ia mengatakan akan bergerak cepat untuk menentukan pelatih Belanda selanjutnya, untuk menghadapi laga terdekat yaitu UEFA Nations League yang digelar pada September.

BACA JUGA  Akui Salah Strategi, Pelatih Korsel Hong Myung-bo Hanya Bisa Sesali Diri

Minta diiventigasi

Hong Myung-bo, mantan pelatih Timnas Korea Selatan. (Dok.IG)

Sebelum Koeman, arsitek Korea Selatan, Hong Myung-bo telah dulu mengundurkan diri pasca kegagalan the Taeguk Warriors lolos dari kualifikasi grup.

Nasib Hong Myung-bo bahkan jauh lebih buruk ketimbang Koeman. Ia bukan saja mendapat caci-maki, bahkan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung memerintahkan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata untuk menginvestigasi kegagalan tim nasional sepak bola putra d Piala Dunia 2026.

Bukan itu saja, Hong Myung-bo juga sempat menerima ancaman pembunuhan. Hal itu membuat Kepolisian Metropolitan Incheon harus memberikan 25 personel keamanan khusus untuk mengamankannya. (*/N-01)

BACA JUGA  Da Hye dan Dong Jin Akhirnya Rujuk

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara