Manggala Agni Padamkan Karhutla di Dumai, Bengkalis, dan Siak

MANGGALA Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatra melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga wilayah di Provinsi Riau, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, dan Kabupaten Siak.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan di Kota Dumai, Manggala Agni Daops Sumatera V/Dumai bersama TNI, Polri, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melakukan pemadaman di dua titik.

Kebakaran terjadi di lahan seluas dua hektare di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, serta tiga setengah hektare di Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat.

Sementara itu, di Kabupaten Bengkalis, Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak bersama TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), MPA, dan Regu Pemadam Kebakaran (RPK) PT Bukit Batu Hutani Alam (BBHA) masih berupaya memadamkan api di Desa Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, dengan luas kebakaran mencapai 10 hektare.

BACA JUGA  Manggala Agni Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Kampar

“Tim masih berjuang memadamkan karhutla di lokasi tersebut,” ujar Ferdian, Rabu (4/2).

Karhutla di tiga wilayah Provinsi Riau

Di Kabupaten Siak, tim Manggala Agni Daops Sumatera VI/Siak bersama sejumlah pihak juga melakukan pemadaman di Desa Benayah, Kecamatan Pusako.

Dirilis dari Kementerian Kehutanan, upaya pemadaman di sejumlah wilayah Riau menghadapi kendala, terutama keterbatasan sumber air. Ferdian menyebut pihaknya tengah mengupayakan bantuan alat berat untuk memperdalam embung sebagai sumber air pemadaman.

Ia menginstruksikan tim di lapangan untuk memotong kepala api dan melokalisasi kebakaran agar tidak meluas serta mencegah munculnya asap tebal yang berpotensi menimbulkan asap lintas batas.

Ferdian juga mendorong pemerintah daerah di Riau mempertimbangkan penetapan status siaga darurat guna mengoptimalkan pengerahan sumber daya. Ia mencontohkan Kabupaten Aceh Barat serta Kabupaten Sambas dan Kubu Raya di Kalimantan Barat yang telah menetapkan status siaga darurat akibat karhutla.

BACA JUGA  Kick-Off Pendanaan GCF REDD+ Tahap Dua Resmi Dimulai

Berdasarkan data Fine Fuel Moisture Code (FFMC) yang dikutip dari laman BMKG, tingkat kekeringan bahan bakar di permukaan tanah di wilayah Riau masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Kondisi tersebut menuntut kewaspadaan maksimal dari seluruh pihak untuk mencegah meluasnya kebakaran. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

MENDEKATI volume perjalanan kereta api yang melonjak pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyelenggarakan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Menurut Manager Humas PT KAI Daop 6…

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

  • February 10, 2026
Penjualan Tiket Kereta Periode Lebaran Sudah 82.295

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

  • February 10, 2026
Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

  • February 10, 2026
DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane