
DANIRIANSYAH, warga Dusun Mlaten, Desa Sidokepung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, menjadi korban penganiayaan oleh tiga orang tak dikenal saat berada di dalam mobil. Korban berhasil diselamatkan warga di kawasan Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang, Jawa Timur.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/1) sekitar pukul 04.00 WIB. Warga pasar yang mendengar teriakan minta tolong dari dalam mobil putih yang melintas langsung curiga dan menghentikan kendaraan tersebut.
“Saat dihentikan, ternyata benar ada korban penganiayaan di dalam mobil. Warga kemudian menolong korban, sementara pelaku melarikan diri,” ujar Kapolsek Tarik AKP Heri Setyawan melalui sambungan telepon, Selasa (2/2).
Setelah diselamatkan, korban diantar warga ke Polsek Kudu untuk membuat laporan, kemudian dibawa ke Puskesmas Kudu guna mendapatkan perawatan medis.
Kepada polisi, korban mengaku sebelumnya dijemput tiga orang dari rumah kosnya di wilayah Kecamatan Tarik, Sidoarjo, menggunakan mobil putih. Namun dalam perjalanan, korban justru mengalami penganiayaan hingga teriakannya terdengar warga di Pasar Tapen.
Karena lokasi awal kejadian berada di wilayah hukum Polsek Tarik, petugas Polsek Kudu mengantar korban bersama keluarga untuk melapor ke Polsek Tarik. Laporan tersebut telah diterima Unit Reskrim Polsek Tarik.
“Setelah pendalaman, lokasi kejadian berada di Desa Kramattemenggung, wilayah hukum Polsek Tarik,” kata Heri.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, motif penganiayaan diduga dipicu persoalan utang piutang. Istri korban disebut memiliki utang kepada terduga pelaku yang belum dilunasi dalam waktu lama.
“Karena utang belum dibayar, terduga pelaku mendatangi korban di rumah kos wilayah Tarik, lalu menjemput dan melakukan penganiayaan,” jelasnya.
Saat ini korban masih menjalani perawatan di Jombang. Sementara itu, polisi terus memburu para pelaku yang identitasnya telah dikantongi. (OTW/S-01)









