Mahasiswa Asing UII Dikenalkan Budaya Indonesia lewat Cultural Program

SEBANYAK 16 mahasiswa asing Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) mengikuti cultral program 2026 pekan lalu di Magelang Jawa Tengah.

Agenda tahunan itu dirancang khusus untuk mempererat kebersamaan sekaligus memberikan pemahaman mendalam mengenai budaya lokal.

Dekan Fakultas Hukum UII, Prof. Dr. Budi Agus Riswandi,  menekankan pentingnya adaptasi budaya. Tujuannya agar mereka cepat beradaptasi.

“Program ini sangat penting untuk mengenalkan khazanah kekayaan budaya serta situasi sosial di Indonesia agar mahasiswa asing dapat beradaptasi dengan mudah. Harapannya, setelah menyelesaikan studi, mereka dapat menjadi agen promosi bagi kebudayaan dan pendidikan di UII,” jelas Prof. Budi Agus Riswandi.

Harmoni lintas kebudayaan

Ketua Program Studi Hukum Program Sarjana, Dodik Setiawan Nur Heriyanto menjelaskan Magelang dipilih karena memiliki warisan budaya lseperti Candi Borobudur dan Candi Mendut.

BACA JUGA  Sebanyak 78 Mahasiswa dari 21 Negara Belajar di SBM ITB

“Lokasi ini menyimpan sejarah kuat tentang harmoni lintas keagamaan di Indonesia. Kami ingin mahasiswa asing memahami bahwa Indonesia tidak hanya memiliki keindahan alam, tetapi juga nilai sejarah tentang toleransi yang sudah berkembang sejak lama,” jelas Dodik Setiawan.

Selain aspek budaya, peserta juga dibekali materi hukum melalui sesi bertajuk “Introduction to Indonesian Employment Law and Working in Indonesia as a Foreigner” yang disampaikan oleh Ayunita Nur Rohanawati, S.H., M.H.

Dalam sesi yang dimoderatori oleh Siti Hapsah Isfardiyana, S.H., M.H. tersebut, para mahasiswa berdiskusi mengenai peluang berkontribusi bagi Indonesia, mulai dari bekerja secara profesional hingga membantu sektor UMKM untuk membangun jejaring bisnis internasional.

BACA JUGA  UII Kukuhkan Suparman Marzuki sebagai Profesor HAM

Permainan tradisional

Kemeriahan acara semakin terasa saat para peserta diajak berinteraksi langsung dengan permainan tradisional seperti angklung, dakon, egrang bambu, gasing, dan bakiak yang berlokasi di Kampoeng Dolanan Borobudur.

Sebagai penutup, peserta diajak mengeksplorasi keagungan Candi Mendut dan memacu adrenalin melalui kegiatan rafting di Sungai Elo. Di akhir program, para mahasiswa diminta menyusun tugas reflektif berupa tulisan kreatif mengenai pengalaman berkesan mereka selama mengikuti rangkaian kegiatan ini. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Faunaland Ancol Resmi Jadi Pengelola Baru Bandung Zoo

PEMERINTAH Kota Bandung resmi menetapkan PT Faunaland Ancol sebagai pengelola baru Bandung Zoo setelah melalui proses seleksi yang dilaksanakan secara terbuka, profesional dan akuntabel. Penetapan ini menjadi langkah penting untuk…

Sunflower Angel Pikat Ribuan Pengunjung Candi Prambanan

CANDI Prambanan menjadi semakin menarik dengan hadirnya instalasi seni Sunflower Angel. Berlangsung pada 21 Mei hingga 14 Juni 2026, pameran ini menghadirkan karya seni bunga matahari yang berdiri megah berlatar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Iran dan Amerika Kembali Saling Serang, Asa Perdamaian Jauh lagi

  • June 10, 2026
Iran dan Amerika Kembali Saling Serang, Asa Perdamaian Jauh lagi

Kembangkan OTT Muara Enim, KPK Tangkap 5 ASN BPK

  • June 10, 2026
Kembangkan OTT Muara Enim, KPK Tangkap 5 ASN BPK

Penanganan Kasus Irfan Berpotensi Langgar Prinsip Keadilan

  • June 10, 2026
Penanganan Kasus Irfan Berpotensi Langgar Prinsip Keadilan

Faunaland Ancol Resmi Jadi Pengelola Baru Bandung Zoo

  • June 10, 2026
Faunaland Ancol Resmi Jadi Pengelola Baru Bandung Zoo

Bantu Kembangkan Smart Farming, Peneliti UGM Aplikasikan Agrovoltaic

  • June 10, 2026
Bantu Kembangkan Smart Farming, Peneliti UGM Aplikasikan Agrovoltaic

Polda Jateng Tetapkan  Pengusaha Tambak Udang Tersangka Alih Fungsi Lahan

  • June 10, 2026
Polda Jateng Tetapkan  Pengusaha Tambak Udang Tersangka Alih Fungsi Lahan