Kementerian Sosial Dampingi Keluarga Randika

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) memberikan pendampingan dan bantuan kepada keluarga Randika Alzatria Syahputra (28), warga asal Sumatra Selatan yang ditemukan meninggal dunia di teras rumah kosong di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada 17 Oktober 2025.

Kasus tersebut sempat viral di media sosial karena disebut-sebut korban meninggal akibat kelaparan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian dan medis, Randika diduga meninggal karena sakit yang telah lama dideritanya.

Pendampingan dilakukan setelah jajaran sentra dan petugas lapangan Kemensos menelusuri keberadaan keluarga Randika di Palembang dan Kabupaten Bogor.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya pendampingan bagi keluarga yang menghadapi situasi sulit agar dapat kembali menata kehidupan.

“Pendampingan itu penting. Kita ingin betul-betul membantu keluarga bangkit. Tidak sekadar memberi bantuan, tapi juga mendampingi supaya ada jalan untuk memperbaiki hidup ke depan,” kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Kamis (29/1).

BACA JUGA  Kemensos Kirim Logistik untuk Warga Terdampak Erupsi Lewotobi

Ibu kandung Randika, Rina Susanti, diketahui tinggal di rumah kontrakan di Kabupaten Bogor bersama adik tiri korban, Citra. Rina yang berstatus orang tua tunggal membuka usaha laundry kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan penghasilan terbatas.

Sementara itu, adik kandung Randika, Nadya, telah berkeluarga dan tinggal tidak jauh dari kediaman Rina. Kondisi ekonomi Nadya juga tengah tertekan setelah suaminya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Berdasarkan hasil asesmen, Kemensos menyiapkan sejumlah langkah intervensi lanjutan, antara lain pendampingan keluarga melalui Sentra Galih Pakuan Bogor, pengusulan bantuan ATENSI kewirausahaan untuk penguatan usaha laundry Rina, serta bantuan modal usaha warung makanan bagi Nadya.

Pendampingan keluarga Randika berlanjut

Kemensos memastikan pendampingan akan dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan keluarga.

BACA JUGA  Mensos Pastikan Bantuan Korban Banjir Nagekeo Lancar

Rina mengaku terakhir bertemu Randika pada 2022. Komunikasi dengan anaknya tidak intens karena sulit dihubungi. Randika diketahui hidup berpindah-pindah dan mengaku bekerja sebagai juru parkir. Rina juga menyebut anaknya telah lama mengidap penyakit dengan indikasi batuk kronis, namun menolak diajak berobat.

Randika ditemukan meninggal dunia di teras rumah kosong yang berlokasi tidak jauh dari Masjid Baitul Zuhdi, Desa/Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap. Sebelumnya, ia sempat beristirahat di masjid sebelum berpindah ke lokasi tersebut.

Saat ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan menyimpulkan Randika diduga meninggal akibat sakit yang dideritanya.

Sebuah buku catatan milik Randika yang ditemukan saat proses evakuasi menjadi petunjuk penting dalam penelusuran keluarga. Buku tersebut berisi catatan perjalanan hidupnya sebagai musafir, termasuk pesan agar pihak yang menemukan dirinya mengantarkannya ke rumah sang nenek di Palembang. Buku tersebut kini telah diserahkan kepada Rina. (*/S-01)

BACA JUGA  Kementerian Sosial Perkuat Kolaborasi Dengan BNPB

Siswantini Suryandari

Related Posts

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane menyusul ditemukannya ikan-ikan mati mendadak sejak Senin (9/2) malam. Imbauan tersebut disampaikan Selasa (10/2) setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

  • February 10, 2026
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

  • February 10, 2026
Banding PSS Ditolak, Tribun Utara dan Selatan Harus Ditutup

KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang

  • February 10, 2026
KAI Sosialisasikan Keselamatan di Perlintasan Sebidang