
KAI Logistik mencatat pertumbuhan volume angkutan kontainer sebesar 8% sepanjang 2025, dari 2,3 juta ton menjadi 2,5 juta ton. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan angkutan kontainer KAI Logistik.
Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar mengungkapkan, kinerja positif tersebut semakin menguat pada triwulan IV 2025. Pada periode ini, volume angkutan kontainer tumbuh sekitar 17% atau mencapai lebih dari 701 ribu ton, lebih tinggi dibandingkan rata-rata tiga triwulan sebelumnya yang berada di kisaran 600 ribu ton.
Tren ini menunjukkan peningkatan permintaan yang konsisten sekaligus kepercayaan pelanggan publik.
“Peningkatan volume sepanjang 2025 didorong oleh berbagai langkah optimalisasi layanan angkutan kontainer. Salah satunya tercermin dari peningkatan volume pada segmen angkutan reefer,” ucapnya.
Pengembangan infrastruktur
Fahdel menambahkan, pertumbuhan angkutan kontainer juga ditopang oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan kapasitas operasional, antara lain melalui peningkatan kapasitas Container Yard (CY) Klari yang mampu melayani penambahan volume hingga ±1.360 TEUs per bulan, pengembangan Kawasan Ronggowarsito, serta penambahan kapasitas angkut melalui pengoperasian KA KALOG 3.
Sejalan dengan peningkatan layanan, KAI Logistik juga memperluas sertifikasi halal ke Terminal Ronggowarsito, melengkapi tiga titik yang telah tersertifikasi, yakni Terminal Barang Area Sungai Lagoa, Klari, dan Kalimas.
“Dari sisi komposisi pelanggan, angkutan kontainer didukung oleh beragam sektor industri. Perusahaan forwarding masih menjadi kontributor utama dengan porsi sekitar 85%, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan konsolidasi muatan dan distribusi antarkawasan.”
“Sektor FMCG berkontribusi sekitar 11%, yang didorong oleh permintaan distribusi yang stabil dan berkelanjutan. Adapun sektor shipping dan logistik pelayaran memberikan kontribusi sekitar 4%,” paparnya.
Green logistics
Menurut Fahdel, sejalan dengan pertumbuhan bisnis, pihaknya juga memperkuat komitmen terhadap green logistics melalui berbagai inovasi berkelanjutan. Komitmen perseroan terhadap green logistics tidak hanya pada inisiatif pencantuman informasi emisi di invoice pelanggan.
Perusahaan telah melangkah lebih jauh dengan penguatan komitmen melalui perhitungan emisi Gas Rumah Kaca Tier 3 dan pelaporan emisi sesuai standar ISO 14083. KAI Logistik menjadi pionir dalam implementasi ini di sektor logistik perkeretaapian.
“Ke depan kami akan terus melakukan berbagai inovasi untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
“Kami berkomitmen untuk terus menambah relasi, meningkatkan kapasitas angkut, serta mengembangkan layanan dan infrastruktur logistik yang berkelanjutan. Langkah ini kami lakukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan sekaligus memperkuat ekosistem logistik nasional yang lebih hijau dan efisien,” tandasnya.(zahra/N-01)








