Arus Balik Kereta, 23.028 Penumpang Tinggalkan Yogyakarta

ARUS balik kereta pascalibur nasional Isra Miraj mulai terasa di wilayah Daop 6 Yogyakarta. Pada Sabtu (17/1), tercatat 23.028 penumpang meninggalkan wilayah Daop 6 menggunakan moda transportasi kereta api.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan peningkatan volume penumpang mulai terlihat, khususnya di Stasiun Yogyakarta.

“Hari ini KAI Daop 6 Yogyakarta memberangkatkan 11.594 penumpang. Angka ini meningkat sekitar 16 persen dibandingkan akhir pekan biasa,” ujar Feni, Sabtu (17/1).

Berdasarkan data, pada hari yang sama 11.594 penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Yogyakarta, sementara 10.621 penumpang tiba atau datang.

Sementara itu, Stasiun Lempuyangan memberangkatkan 4.924 penumpang dan menerima kedatangan 3.311 penumpang.
Stasiun Solo Balapan memberangkatkan 2.583 penumpang dan menerima 2.075 penumpang.

BACA JUGA  Arus Balik Terkendali, DIY Masuki Fase Normalisasi

“Stasiun Klaten memberangkatkan 638 penumpang dan menerima 518 penumpang, sedangkan Stasiun Wates memberangkatkan 378 penumpang dan menerima 315 penumpang. Sisanya berasal dari stasiun lain di wilayah Daop 6 Yogyakarta,” jelas Feni.

Untuk Minggu (18/1), KAI Daop 6 Yogyakarta memproyeksikan akan memberangkatkan 28.399 penumpang dan menerima kedatangan 15.725 penumpang. Angka tersebut masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring masih berlangsungnya pemesanan tiket.

Feni menambahkan, kota tujuan favorit penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 6 Yogyakarta antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang.

KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak dini dengan memesan tiket melalui aplikasi resmi Access by KAI atau kanal penjualan resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI.

BACA JUGA  Menteri PPPA Apresiasi Fasilitas Ramah Ibu dan Anak di Stasiun

“Masyarakat juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train sebagai alternatif relasi keberangkatan apabila tiket pada rute yang diinginkan telah habis,” pungkas Feni. (AGT/S-01)

 

Siswantini Suryandari

Related Posts

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

KABUPATEN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki jalan sepanjang 733,67 kilometer yang terdiri dari 371 ruas jalan. Dari panjang jalan yang mencapai lebih dari 722 kilometer tersebut, yang dalam kondisi sangat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus

Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

  • May 13, 2026
Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba