Banjir Meluas, Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat

PEMERINTAH Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 21 Januari 2026 menyusul banjir yang semakin meluas dan mengepung sejumlah wilayah. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Pati, sebanyak 112 desa tercatat terdampak banjir.

Bupati Pati Sudewo menyampaikan, status tanggap darurat diberlakukan sejak 10 hingga 21 Januari 2026 karena kondisi banjir yang terus memburuk.

“Dampak banjir semakin meluas, baik di Kecamatan Juwana, Pati Kota, Gabus, maupun sejumlah wilayah lainnya. Untuk mempercepat penanganan, kami menetapkan status tanggap darurat,” kata Sudewo, Sabtu (17/1).

Penetapan status tersebut telah disetujui oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pemkab Pati juga telah menyalurkan makanan siap saji kepada para pengungsi dengan dukungan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Kementerian Sosial.

BACA JUGA  Pertamina Patra Niaga Tambah Stok BBM Jelang Libur Panjang

Untuk penanganan tanggul jebol, perbaikan dilakukan secara darurat. Sementara untuk jangka panjang, pembangunan kembali tanggul akan menggunakan anggaran dari APBD, Kementerian Pekerjaan Umum, serta BNPB.

Status tanggap darurat, banjir meluas

Kepala BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya, menyebutkan banjir telah melanda 21 kecamatan di wilayah tersebut. Tidak hanya permukiman dan fasilitas umum, ribuan hektare persawahan juga terendam. Hingga saat ini, meskipun banjir telah berlangsung sekitar satu pekan, air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Sementara itu, laporan BNPB berdasarkan hasil kaji cepat mencatat kerusakan berupa empat unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang, dan dua unit rumah rusak ringan.

Kerugian juga terjadi pada infrastruktur dan fasilitas umum, antara lain delapan fasilitas ibadah, sembilan fasilitas pendidikan, 10 titik akses jalan, 44 unit talud jalan, satu tanggul jebol, satu jembatan putus, satu bendung kali jebol, serta 869,5 hektare lahan persawahan dan 45 hektare lahan tambak terdampak.

BACA JUGA  OJK Jateng-FKIJK Salurkan Dana Pendidikan untuk Disabilitas

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemkab Pati mendirikan dapur umum di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, serta di Kantor BPBD Kabupaten Pati. Selain itu, jalur Sukolilo–Sumbersoko sementara dialihkan melalui jalur alternatif karena tertimbun material longsor.

BNPB juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Muria Raya, meliputi Kabupaten Kudus, Pati, dan Jepara, sejak 15 Januari 2026, guna mengurangi intensitas hujan dan menekan risiko bencana susulan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sejumlah Pohon di Sleman Bertumbangan akibat Hujan Deras

KEPALA Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Haris Martapa membenarkan hujan deras yang disertai angin kencang pada Rabu sore menyebabkan sejumlah pohon tumbang. Dikatakan Haris, di Niten, Nogotirto, Gamping, Sleman akibat hujan…

Gubernur Jabar Bakal Tindak Ormas Penguasa Perlintasan Kereta

SAAT menyikapi permasalahan banyaknya palang pintu lintasan rel kereta api yang dikuasai oleh organisasi kemasyarakatan (Ormas), Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mengaku akan menindak secara tegas. “Pemerintah akan menindak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

  • April 30, 2026
Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

  • April 30, 2026
Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

Marc Klok Bertekad Bawa Persib Menangi Laga Kontra Bhayangkara FC

  • April 30, 2026
Marc Klok Bertekad Bawa Persib Menangi Laga Kontra Bhayangkara FC

Mengenal Lalat Capung, Serangga Bersayap Tertua di Bumi

  • April 30, 2026
Mengenal Lalat Capung, Serangga Bersayap Tertua di Bumi

Imbangi Atletico di Madrid, Arsenal di Atas Angin

  • April 30, 2026
Imbangi Atletico di Madrid, Arsenal di Atas Angin

Bekuk Persik Kediri, Borneo Rebut Posisi Puncak

  • April 29, 2026
Bekuk Persik Kediri, Borneo Rebut Posisi Puncak