
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta membatalkan perjalanan KA 24 Argo Merbabu relasi Gambir–Semarang Tawang pada Sabtu (17/1), menyusul banjir yang merendam jalur rel kereta api di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
PT KAI melaporkan terjadi luapan air di KM 88+6/7 petak jalan antara Stasiun Pekalongan–Sragi, Kabupaten Pekalongan, pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 03.18 WIB. Akibat kondisi tersebut, jalur kereta api di lintasan hulu dan hilir tidak dapat dilalui.
“Saat ini petugas telah berada di lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan guna memastikan jalur dapat segera kembali normal dan aman dilalui,” tulis PT KAI melalui akun media sosial resminya, Sabtu (17/1).
PT KAI menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas pembatalan dan keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat kondisi tersebut.
Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa selain pembatalan perjalanan, sejumlah kereta api juga mengalami perubahan rute sebagai langkah antisipasi terhadap jalur terdampak banjir.
Kereta api dari arah barat dialihkan melalui lintasan selatan dengan rute Tegal–Prupuk–Kroya–Solo Balapan–Gundih–Gambringan–Semarang Tawang.
Beberapa kereta api yang mengalami perubahan rute antara lain KA Argo Anjasmoro, KA Harina, dan KA Kamandaka.
Sementara itu, akibat banjir di jalur Pantura Jawa Tengah, PT KAI juga membatalkan sejumlah perjalanan dari Stasiun Semarang, yakni KA Kaliagung dan KA Merbabu. (*/S-01)







