Diduga Korban Tabrak Lari, Dua Praja IPDN Tingkat Akhir Meninggal

DUA mahasiswa atau Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tingkat akhir meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Raya Arteri Porong Kabupaten Sidoarjo, Kamis sore (15/1). Mereka diduga menjadi korban tabrak lari.

Kedua korban adalah Adinata Putra Ali R,23, warga Dusun Karangpoh Desa Ponokawan, Krian dan Adzra Sybil Alvina,23, warga Desa Urangagung Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo. Adzra Sybil Alvina diketahui merupakan putri Camat Wonoayu, Anwar.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Arteri Porong arah Surabaya menuju Malang, tepatnya di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, sekitar pukul 16.15 WIB.

Keduanya mengendarai sepeda motor Honda Megapro warna hitam nomor polisi W 5596 QL. Mereka saat kecelakaan masih mengenakan seragam Praja IPDN.

BACA JUGA  Sopir Truk Penyebab Kecelakaan di Tol Cipularang Jadi Tersangka

Keterangan saksi

DUA mahasiswa atau Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tingkat akhir meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Raya Arteri Porong Kabupaten Sidoarjo

“Berdasar barang bukti dan saksi di lokasi, kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor dari arah Sidoarjo menuju Malang. Karena mengalami luka parah, kedua korban meninggal di lokasi,” kata anggota Unit Lalu Lintas Polsek Porong Aiptu Murtaufiq.

Murtaufiq juga menyebutkan, kedua korban meninggal diduga akibat tabrak lari. Dugaan itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi. Saat terjadi kecelakaan, kawasan Porong juga sedang diguyur hujan deras.

“Beberapa saksi menyebutkan, kemungkinan besar yang terlibat kecelakaan adalah sebuah tronton dengan ciri khusus. Saat ini kami sedang mengumpulkan bukti rekaman CCTV di sekitar lokasi,” kata Murtaufiq.

Setelah polisi melakukan olah TKP,  kedua kenazah dibawa ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong. Kedua korban mengalami luka di bagian kepala.

BACA JUGA  Tiga Ton Beras Murah yang Dijual Polsek Kota Sidoarjo Ludes dalam 2 Jam

Grup WhatsApp

Musibah ini kemudian menyebar cepat di grup WhatsApp Alumni IPDN di Kota Sidoarjo. Beberapa pejabat eselon II di Pemkab Sidoarjo lulusan IPDN berdatang ke RS Bhayangkara.

Di antaranya Asisten 1 Sekretariat Daerah Ainun Amalia, Kepala BPBD Sabino Mariano, Kadispendikbud Tirto Adi serta beberapa kakak tingkat korban lainnya. Tirto Adi sendiri merupakan paman korban Adzra Sybil Alvina.

Kedua jenazah baru dinaikkan ambulans dari RS Bhayangkara Pusdik Sabhara menuju rumah duka sekitar pukul 22.15 WIB.  (OTW/N-01)

BACA JUGA  Peringati 19 Tahun Lumpur Lapindo, Warga Tabur Bunga

Dimitry Ramadan

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

  • May 16, 2026
Sebagian Wilayah RI Diprediksi Diguyur Hujan Hari ini

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam