UGM Kukuhkan 205 Dokter Hewan Baru

FAKULTAS Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) melantik sebanyak 205 dokter hewan baru, terdiri dari 49 pria dan 156 wanita, dalam upacara yang digelar di Grha Sabha Pramana, Kamis (15/1).

Dengan pelantikan ini, FKH UGM telah meluluskan 6.611 dokter hewan yang kini tersebar dan mengabdi di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Agung Suganda, M.Si, menyampaikan bahwa pelantikan dokter hewan merupakan momen penting yang menandai dimulainya perjalanan karier profesional para lulusan.

“Keberhasilan menjadi dokter hewan adalah awal pengabdian profesional, di mana ilmu dan etika profesi akan diuji secara nyata di lapangan, baik di daerah maupun di perkotaan,” ujarnya.

BACA JUGA  Dekan Biologi UGM Desak Pemerintah Tutup Tambang Raja Ampat

Agung Suganda juga menyoroti peluang kerja dokter hewan yang semakin luas, seiring dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut berkontribusi menekan gejolak harga pangan melalui peningkatan konsumsi.

“Sejak adanya MBG dan peningkatan konsumsi, stabilitas harga dapat dijaga. Karena itu, profesi dokter hewan sangat strategis, khususnya dalam industri pangan berbasis produk hewani dan nabati,” katanya.

Dokter hewan baru mengabdi di pelosok Indonesia

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PDHI, Dr. drh. Andi Wijanarko, M.M, mengapresiasi para dokter hewan baru dan berpesan agar menjalankan profesi dengan penuh amanah, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi bangsa dan negara.

Ia menekankan pentingnya menjaga kode etik profesi, mempererat persaudaraan sesama sejawat, terus belajar hal baru, serta memperkuat jejaring dan kolaborasi. “Jaga selalu nama baik almamater dan siapkan diri untuk mengabdi di seluruh pelosok Indonesia,” pesannya.

BACA JUGA  Dua Mobil Semar UGM Ikut  Shell Eco-Marathon di Qatar

Ketua Gamavet, Dr. drh. Teuku Sahir Syahali, M.M., turut mendorong lulusan dokter hewan untuk terus meraih mimpi dan cita-cita setinggi mungkin dengan semangat belajar yang tinggi serta fokus pada pengembangan diri melalui kerja keras.

Dekan FKH UGM, Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D., melaporkan bahwa masa studi rata-rata dokter hewan yang dilantik kali ini adalah 5 tahun, 8 bulan, dan 11 hari. Adapun lulusan terbaik diraih oleh drh. Rana Ayuningyas Adhi Puspita dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96.

Jika ingin, saya bisa bantu menyiapkan judul SEO-friendly, versi lebih singkat, atau disesuaikan dengan gaya redaksi tertentu. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Pemerintah Baru Harus Percepat Peningkatan EBT

Siswantini Suryandari

Related Posts

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

PELAKSANA Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Popy Rufaidah memastikan bahwa implementasi Wajib Halal Oktober atau kewajiban sertifikasi halal akan dilaksanakan tepat waktu yakni mulai 18 Oktober mendatang. Sebab…

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

PERJALANAN melewati kanker tidak berhenti ketika pengobatan medis selesai. Bagi para penyintas kanker, fase pascapengobatan menjadi bagian penting dari perjalanan untuk membangun kepercayaan diri, berinteraksi secara sosial, mengembangkan potensi diri,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

  • September 20, 2026
KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

  • September 19, 2026
Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Berlangsung Meriah

  • September 19, 2026
Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026  Berlangsung Meriah

Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

  • September 19, 2026
Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

  • September 19, 2026
Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

  • September 19, 2026
OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS