Kerbau Dapat Mendukung Kemandirian Pangan

GURU Besar Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ir. Tri Satya Mastuti Widi, S.Pt., M.P., M.Sc., IPM., ASEAN Eng mengungkapkan bahwa kerbau sejatinya merupakan salah satu ternak yang bisa mendukung kemandirian pangan nasional, baik melalui produksi daging dan susu, penyediaan tenaga kerja pertanian, maupun nilai sosial, budaya, dan ekologis.

Di sejumlah daerah, kerbau bahkan telah menjadi identitas dan bagian dari budaya kolektif masyarakat setempat. Di Kalimantan Selatan, kerbau Kalimantan atau biasa disebut dengan kerbau kalang juga berfungsi menjaga ekosistem rawa dan mendukung konservasi lahan basah.

Hal itu dikatakannya seusai melakukan penelitian bertajuk ‘Pengembangan Sistem Produksi Kerbau Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal untuk Kemandirian Pangan Nasional (Kerbau untuk Indonesia/KuI)’.

BACA JUGA  Menyibak Rahasia dan Misteri Karst Banggai

Kolaborasi penelitian strategis

Penelitian dilaksanakan pada Mei–November 2024 dengan mengambil lokasi pada sistem produksi Kerbau Gayo di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh; Kerbau Tapanuli di Kabupaten Toba dan Samosir, Provinsi Sumatera Utara; serta Kerbau Kalang di Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Penelitian itu merupakan kolaborasi dalam skema Katalis (Kolaborasi Penelitian Strategis) dengan Universitas Malikussaleh, Aceh; Universitas Sumatera Utara, Medan dan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“Sayangnya, populasi kerbau di Indonesia terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya produktivitas, dominasi sistem pemeliharaan ekstensif dan tradisional, alih fungsi lahan penggembalaan, konflik pemanfaatan ruang, serta lemahnya kelembagaan peternak,”papar Vitri, Senin (5/1).

BACA JUGA  Dosen UGM Raih Grant Penelitian Internasional U’Good

Dalam penelitian, kata Vitri dilakukan melalui pendekatan holistik dan terintegrasi untuk menilai dan merancang sistem produksi kerbau yang berkelanjutan. Analisis dilakukan dengan menitikberatkan pada tiga dimensi keberlanjutan, yaitu ekonomi, ekologi, dan sosial, pada berbagai level sistem produksi, mulai dari tingkat ternak, peternak, hingga wilayah.

Pengembang biakan

Sementara fokus utama penelitian tersebut meliputi empat hal, yaitu analisis keragaman genetik, karakter fenotip, dan keberlanjutan sistem produksi Kerbau Kalang; perancangan sistem produksi kerbau rawa yang berkelanjutan dengan pendekatan sistem di Kalimantan Selatan; analisis dan penilaian keberlanjutan sistem produksi Kerbau Gayo, Tapanuli, dan Kalang secara holistik dan terintegrasi serta transformasi sistem produksi Kerbau Gayo dan Kerbau Kalang menuju sistem yang lebih berkelanjutan.

BACA JUGA  UGM Temu Bisnis 40 Perusahaan untuk Hilirisasi Produk Inovasi

Melalui pengukuran status keberlanjutan tersebut, penelitian ini menghasilkan berbagai desain dan skenario pengembangan sistem produksi kerbau yang berorientasi pada peningkatan produktivitas, pelestarian lingkungan, serta penguatan peran sosial-budaya kerbau di masing-masing wilayah.

Dari penelitian ini telah disusun beberapa publikasi ilmiah dan sebuah Policy Brief : Etnosilvopastura untuk Gayo Lues: Sebuah usulan Pengembangan Peternakan Kerbau Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal’.

Hingga saat ini, penelitian terkait kerbau , khususnya di Gayo, Tapanuli dan Kalimantan Selatan masih dilanjutkan dengan penerapan permodelan / skenario sistem produksi kerbau yang berkelanjutan. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

26.692 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Mudik Lebaran 

SEBANYAK 26.692 personel gabungan disiagakan dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Para personel gabungan itu berasal dari Polda, Polres, TNI dan instansi terkait lain. Rinciannya, sebanyak 2.440 personel berasal dari Polda…

Pemprov DKI Targetkan TPST Bantargebang Pulih dalam Sepekan

TEMPAT Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat ditargetkan bisa kembali pulih dalam sepekan setelah musibah longsor pada Minggu (8/3). Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kolaborasi Desainer Deden dan Brand Scraf Kisera Pukau Pengunjung

  • March 11, 2026
Kolaborasi Desainer Deden dan Brand Scraf Kisera Pukau Pengunjung

Pemkot Bandung dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi

  • March 11, 2026
Pemkot Bandung dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi

26.692 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Mudik Lebaran 

  • March 11, 2026
26.692 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Mudik Lebaran 

Gelar Konser Tunggal, Raisa Gandeng Andi Rianto

  • March 11, 2026
Gelar Konser Tunggal, Raisa Gandeng Andi Rianto

Jaksa Ajukan Banding atas Vonis ‘Diskon’ Empat Eks Kadis Sidoarjo

  • March 11, 2026
Jaksa Ajukan Banding atas Vonis ‘Diskon’ Empat Eks Kadis Sidoarjo

Polda DIY Perketat Pengawasan Jalur Mudik

  • March 11, 2026
Polda DIY Perketat Pengawasan Jalur Mudik