Kebakaran Bar di Resor Ski Swiss, 40 Orang Tewas

SEDIKITNYA 40 orang dilaporkan tewas dalam kebakaran hebat yang melanda sebuah bar di kawasan resor ski Crans-Montana, Swiss selatan, saat perayaan Tahun Baru. Polisi menyebutkan, sedikitnya 115 orang lainnya mengalami luka-luka, dengan banyak korban dalam kondisi serius.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat, Rabu (1/1), di sebuah bar bernama Le Constellation. Saat itu, bar tengah dipadati pengunjung yang merayakan malam pergantian tahun.

Hingga kini, otoritas setempat belum memastikan penyebab kebakaran. Namun, pihak kepolisian secara tegas memastikan insiden tersebut bukan merupakan aksi serangan atau teror.

Korban kebakaran dilaporkan berasal dari berbagai negara. Komandan Kepolisian Regional, Frédéric Gisler, mengatakan fokus utama aparat dalam beberapa hari ke depan adalah mengidentifikasi para korban meninggal dunia agar jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga.

BACA JUGA  Swiss Siap Hadapi Tantangan Selanjutnya

“Prioritas kami adalah memastikan identitas para korban sehingga proses pemulangan jenazah dapat dilakukan secepat mungkin,” ujar Gisler.

Kebakaran bar lukai puluhan orang

Untuk penanganan darurat, otoritas mengerahkan 13 helikopter, 42 ambulans, serta sekitar 150 personel penyelamat ke lokasi kejadian di wilayah Valais, kawasan yang dikenal sebagai destinasi wisata populer.

Sebagian besar korban luka mengalami luka bakar parah. Sebanyak 60 orang dilarikan ke Rumah Sakit Sion di Valais, dengan “jumlah signifikan” di antaranya berada dalam kondisi kritis, kata Gubernur Regional Mathias Reynard.

Hingga kini, jumlah pasti korban tewas dan luka belum dapat dipastikan, termasuk identitas kewarganegaraan para korban. Namun, pejabat setempat mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan warga dari berbagai negara.

BACA JUGA  Singkirkan Aljazair, Swiss Tunggu Pemenang Laga Kolombia vs Ghana

Dalam konferensi pers pada Kamis malam, pihak berwenang menyatakan belum mengetahui secara pasti jumlah orang yang berada di dalam bar saat kebakaran terjadi. Anggota Dewan Negara Valais, Stéphane Ganzer, menggambarkan bar tersebut dipenuhi “pengunjung muda yang tengah berpesta” saat malam Tahun Baru.

Dikutip dari BBC, Jaksa Agung Valais, Beatrice Pilloud, mengatakan penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Ia menanggapi sejumlah spekulasi, termasuk dugaan penggunaan botol sampanye dengan kembang api serta kondisi tangga darurat yang sempit.

“Saya tidak bisa mengonfirmasi apa pun selama penyelidikan masih berlangsung,” kata Pilloud. Ia mengakui bahwa tangga di lokasi tampak sempit, namun masih akan diteliti apakah sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.

BACA JUGA  Gasak Hongaria, Jerman Segel Tiket ke Babak 16 Besar

Pilloud menambahkan, terdapat beberapa hipotesis terkait penyebab kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada kebakaran besar yang memicu kobaran api meluas, bukan ledakan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan ponsel para korban juga diamankan untuk keperluan penyelidikan.

“Tidak ada indikasi serangan dalam peristiwa ini,” tegasnya.

Proses identifikasi korban masih terus dilakukan dan diperkirakan memerlukan waktu cukup lama. Duta Besar Italia untuk Swiss, Gian Lorenzo Cornado, menyebut proses identifikasi jenazah kemungkinan memakan waktu hingga beberapa pekan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Presiden Prabowo Ingin Tingkatkan Kerja Sama dengan Rusia

SEBAGAI negara yang sudah bersahabat sejak lama, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama dengan Rusia. Dalam jamuan santap siang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia,…

Ukraina Sebut 8 WNI Jadi Tentara Rusia, Kemlu Lakukan Verifikasi

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) RI mengaku tengah memverifikasi informasi mengenai warga negara Indonesia (wni) yang direkrut jadi tentara Rusia. Saat ini Kemenlu terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. “Informasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

  • September 19, 2026
Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

  • September 19, 2026
OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

Dekan FPIK Undip Kembali Terpilih Sebagai Ketua FKPTPK

  • September 19, 2026
Dekan FPIK Undip Kembali Terpilih Sebagai Ketua FKPTPK

Kalah dari Jepang, Tim Voli Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final

  • September 18, 2026
Kalah dari Jepang, Tim Voli Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final

Herdman Panggil 23 Pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 18, 2026
Herdman Panggil 23 Pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Tiba di Tanah Air, Kapal induk Garibaldi Akan segera Diretrofit

  • September 18, 2026
Tiba di Tanah Air,  Kapal induk Garibaldi Akan segera Diretrofit