Sampah di Kota Bandung Diprediksi Naik 30 persen selama Nataru

DINAS Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot  Bandung memperkirakan volume sampah di Ibu Kota Jawa Barat itu meningkat selama libur Natal dan tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Kondisi itu membuat DLH  mesti memutar otak untuk melakukan penanganan agar sampah tidak sampai menumpuk.

Biasanya volume sampah mencapai 1.500 ton per hari, namun pada libur Nataru diprediksi meningkat. Hal itu mengingat sejumlah titik mulai dari tempat wisata dan tempat kuliner di Kota Bandung, diserbu wisatawan dari berbagai daerah.

Pengolahan sampah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Darto menyatakan, pada momentum Nataru biasanya terjadi peningkatan volume sampah di Kota Bandung dan tahun ini kenaikan sampah diperkirakan mencapai sekitar 30 persen.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Akan Deklarasikan Bandung Zero Bullying

“Kalau di Tahun Baru nanti, volume sampah diperkirakan bisa mencapai 1.800 ton per hari. Karena itu, pengolahan sampah juga kita tingkatkan,” terangnya.

Menurut Darto, untuk saat ini pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti masih relatif aman. Sedangkan pengolahan sampah sudah mencapai 325 ton per hari dan sisanya dibuang ke TPA sesuai kouta yang ditentukan.

Destinasi wisata

DLH memastikan akan mengupayakan sejumlah titik di Kota Bandung, terutama di sekitar destinasi wisata terbebas dari sampah saat Nataru ini agar tidak mengganggu kenyamanan wisatawan.

“Kami berusaha agar warga dan wisatawan nyaman selama berlibur di Kota Bandung,” tuturnya.

Sebelumnya, Pemkot Bandung bakal menyiapkan anggaran tambahan sebesar Rp90 miliar untuk mengahadapi krisis sampah yang berpotensi terjadi pada Januari 2026 mendatang.

BACA JUGA  Ribuan Warga Ikuti Aksi Bela Palestina di Bandung

Pergeseran anggaran

Krisis itu terjadi karena volume sampah di beberapa titik diprediksi meningkat dua kali lipat setelah Nataru. Sehingga Pemkot Bandung tengah menunggu persetujuan Gubernur, Dedi Mulyadi untuk melakukan pergeseran anggaran.

“Tanpa persetujuan tambahan anggaran tersebut, maka Kota Bandung berpotensi mengalami krisis sampah mulai pertengahan Januari 2026. Tanggal 12 Januari kita mulai menghadapi krisis sampah. Kalau dibiarkan, bulan April bisa menjadi bencana sampah,” ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Farhan menambahkan, Pemkot Bandung hanya memiliki waktu sekitar 10 hari hingga dua minggu untuk memastikan langkah-langkah penanganan dilakukan secara bertahap dan terukur. Dan tentu juga berharap Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyetujui menambah anggaran untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Bandung. (zahra/N-01)

BACA JUGA  Pemkab Sleman Kukuhan Satgas Pengelolaan Sampah

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

UNIT Reskrim Polsek Turi, Sleman membenarkan terjadinya tindak pidana penganiayaan di wilayah Bangunkerto, Turi, Sleman pada Jumat siang pekan lalu. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro, Senin menjelaskan, dalam…

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

WAKIL Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah material bangunan yang tidak sesuai spesifikasi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek pembangunan rumah pompa di Desa Sidokare Kecamatan Sidoarjo, Senin (28/9).…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

  • September 28, 2026
56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual,  Antusiasme Suporter kian Tinggi