KAI Wisata Ramaikan Stasiun Tuntang Lewat Festival Siripada

PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) terus memperluas kolaborasi untuk menghidupkan wisata heritage jalur Museum Kereta Api Ambarawa–Stasiun Tuntang, Jawa Tengah.

Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi dalam Festival Siripada di kawasan Stasiun Tuntang, Minggu (21/12).

Pada kegiatan ini, KAI Wisata bekerja sama dengan Resto & Art Stasiun Tuntang serta Pokjaluh Agama Buddha Kabupaten Semarang.

Festival Siripada menjadi bagian dari pengembangan pariwisata untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara yang ingin menikmati perjalanan kereta api wisata heritage dari Stasiun Ambarawa menuju Stasiun Tuntang.

Identitas bangsa

Festival Siripada di kawasan Stasiun Tuntang, Minggu (21/12). (Dok.Ist)

Direktur Utama KAI Wisata, Hendy Helmy, mengatakan kereta api wisata heritage bukan hanya sarana transportasi, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan identitas bangsa.

BACA JUGA  30 UMKM Meriahkan Liburan di Museum Kereta Api Ambarawa

“Kereta api wisata heritage bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga bagian dari sejarah dan identitas bangsa,” ujar Hendy.

Festival Siripada juga merupakan bentuk pemberdayaan potensi kawasan sekitar Stasiun Tuntang yang dikenal memiliki Sungai Tuntang, aliran air dari Rawa Pening.

Potensi wisata air

Pemanfaatan potensi wisata air tersebut menjadi latar belakang terselenggaranya festival yang diikuti sekitar 400 umat Buddha dari Boyolali dan Kabupaten Semarang, serta para simpatisan.

Acara dipimpin oleh Romo Pujiyanto, tokoh budaya dan agama Buddha di Kabupaten Semarang. Kegiatan ini disebut sebagai terobosan wisata berbasis ekoteologi yang memadukan pelestarian alam dengan nilai budaya dan sejarah di sepanjang jalur kereta api wisata heritage.

BACA JUGA  Kenalkan Budaya Jawa, 17 Museum Berkolaborasi Gelar Pameran Abhirama

Upaya tersebut sejalan dengan konsep pengembangan wisata berbasis heritage yang tidak hanya berorientasi pada pengalaman perjalanan, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keberlanjutan aset bersejarah perkeretaapian Indonesia.

Wisata berbasis sejarah

Festival Siripada di kawasan Stasiun Tuntang, Minggu (21/12). (Dok.Ist)

VP Corporate Secretary KAI Wisata, Otnial Eko Pamiarso, menambahkan bahwa KAI Wisata terus mengembangkan destinasi dan layanan wisata berbasis sejarah dan budaya.

“Selain mendukung perjalanan kereta api wisata heritage, KAI Wisata juga terus mengembangkan destinasi dan layanan wisata berbasis sejarah dan budaya untuk memperkuat posisinya sebagai penggerak railway tourism di Indonesia,” katanya.

Jaga kelestarian

KAI Wisata berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh pengelolaan wisata heritage yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, sehingga aset sejarah perkeretaapian dapat terus dijaga dan dinikmati generasi mendatang.

BACA JUGA  Dispar Bali Terus Sosialisasikan Pungutan Wisatawan Asing

“KAI Wisata berkomitmen memastikan jalur kereta api wisata tetap terjaga kelestariannya, aman secara operasional, dan ramah bagi lingkungan sekitar,” tutup Hendy Helmy. (Htm/N-01)

Festival Siripada di kawasan Stasiun Tuntang, Minggu (21/12). (Dok.Ist)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Terbakar, Puluhan Rumah Ludes

KAMPUNG Adat Kasepuhan Ciptamulya di Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dilalap api, Sabtu (25/7/2026). Puluhan rumah dan berbagai fasilitas ludes terbakar. Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul…

Upacara Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59, 1,5 Ton Kue Apem Disebar

UPACARA Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo ke-59 kembali digelar secara khitmad sekaligus meriah pada Jumat (24/7) malam. Kegiatan yang rutin diadakan tiap tahun oleh warga masyarakat Kalurahan Widodomartani ini turut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan