
BADAN Narkotika Nasional (BNN) bersama tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menangkap penyeludup dua ton sabu jaringan internasional Golden Triangle di wilayah Sihanoukville, bagian barat Kamboja. Ia adalah Dewi Astutik alias Mami yang juga menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan.
BNN langsung memulangkannya ke tanah air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten pada Selasa sore.
Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengatakan penangkapan Dewi Astutik dilakukan melalui operasi gabungan dengan kepolisian Kamboja.
“Operasi ini mendapat dukungan penuh dari Atase Pertahanan RI di Kamboja dan BAIS TNI yang berperan penting dalam pemetaan pergerakan lintas negara serta koordinasi regional,” katanya dikutip antaranews.
Ia menjelaskan proses penangkapan pelaku dilakukan saat sedang perjalanan menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja.
Dewi dipindahkan ke wilayah Phnom Penh untuk proses interogasi sebagai verifikasi identitas guna dilakukan pemulangan ke negara Indonesia.
“Dewi Astutik selanjutnya akan menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan internasional yang beroperasi ke sejumlah negara,” ungkapnya. (*/N-01)









