47 Korban Meninggal Hari Kedua Tanggap Darurat di Aceh

MEMASUKI hari kedua pascapenetapan status tanggap darurat bencana di Provinsi Aceh, jumlah korban terus bertambah. BNPB melaporkan 47 orang meninggal dunia, 51 hilang, dan 8 luka-luka.

Sementara itu, jumlah pengungsi mencapai 48.887 kepala keluarga, dengan sebaran tertinggi di Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Singkil.

“Untuk wilayah Aceh ada 47 korban meninggal, 51 masih hilang, dan 8 luka-luka. Data ini akan terus berkembang karena operasi SAR gabungan masih berlangsung,” ujar Kepala BNPB Suharyanto, Sabtu (29/11).

Kerusakan jembatan dan jalan nasional menyebabkan terputusnya sejumlah akses utama, termasuk jalur Banda Aceh-Lhokseumawe dan jalur perbatasan Aceh-Sumatra Utara di Aceh Tamiang. Beberapa wilayah seperti Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah hingga kini masih sulit dijangkau via darat.

BACA JUGA  BNPB Pastikan Awan Panas Merapi masih Aman dari Pemukiman Penduduk

Untuk mengatasi kendala komunikasi, BNPB telah mengaktifkan jaringan satelit Starlink di sejumlah titik terdampak. Distribusi logistik juga dilakukan melalui udara menggunakan helikopter dan pesawat Cessna Caravan guna menjangkau daerah yang terisolasi.

Bantuan Presiden berupa alat komunikasi, tenda, genset, perahu karet, makanan siap saji, dan perlengkapan keluarga telah tiba di Aceh dan sebagian besar telah disalurkan ke 17 kabupaten/kota terdampak. Dua helikopter BNPB dikerahkan dari Bandara Sultan Iskandar Muda untuk memperkuat distribusi ke lokasi-lokasi kritis. (*/S-01)

BACA JUGA  113 Gempa Susulan Guncang Poso, Warga Diminta Waspada

Siswantini Suryandari

Related Posts

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

POLSEK Depok Timur, Sleman menangkap seorang laki-laki berinisial ZK, 18 tahun yang membawa senjata tajam berupa clurit. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan penangkapan itu bermula dari petugas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Polda DIY Gelar Gerakan Pasar Murah

  • September 29, 2026
Sambut HUT Lalu Lintas ke-71, Polda DIY Gelar Gerakan Pasar Murah

BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

  • September 29, 2026
BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

  • September 29, 2026
Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

  • September 29, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

  • September 29, 2026
Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam