88 Lubang Tambang Ilegal di TNGHS Sukabumi Ditertibkan

KEMENTERIAN Kehutanan melalui Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) kembali menggelar operasi gabungan penertiban tambang ilegal tahap ketiga di Kawasan Taman  Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Operasi kali ini menyasar Blok Gunung Peti dan Cibuluh–Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi.

Dalam operasi tersebut, tim menemukan dan mengamankan 88 lubang Pertambangan Tanpa Izin (PETI), 81 tenda atau gubuk, serta lima unit genset. Operasi gabungan melibatkan 80 personel Ditjen Gakkumhut bersama Balai TNGHS, TNI, dan Polri.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa langkah ini merupakan instruksi langsung dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

“Operasi penertiban PETI di TNGHS adalah tindak lanjut perintah Bapak Menteri agar kawasan konservasi benar-benar bersih dari aktivitas ilegal,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

Dwi menambahkan, operasi dilakukan secara terukur dan berkelanjutan, bukan sekadar razia sesaat. “Kami memulihkan fungsi ekosistem dan melindungi keselamatan warga, terutama memasuki puncak musim hujan. Setelah ini akan dilanjutkan dengan rehabilitasi kawasan bekas tambang,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas laporan publik terkait aktivitas PETI di kawasan konservasi tersebut. “Dukungan masyarakat sangat penting untuk menjaga kelestarian hutan dan keselamatan warga,” ujarnya.

Operasi tahap ketiga ini melanjutkan rangkaian penindakan sebelumnya yang dilaksanakan pada 29 Oktober–7 November 2025. Pada operasi pertama, tim gabungan menghancurkan atau mengamankan 46 “tenda biru”, 11 lubang PETI, dan 17 unit mesin.

Pada operasi tahap kedua di Blok Cibuluh, Cibarengkok, Cieyem, Cibereng, dan Cinangka, tim menghentikan aktivitas tambang ilegal serta mengambil kembali hak negara atas kawasan hutan.

BACA JUGA  Kemenhut Serahkan Kayu Hanyutan ke Pemda untuk Huntara

Tambang Ilegal di TNGHS Sukabumi

Tim juga membongkar bangunan serta menyegel sarana PETI, termasuk 723 unit bangunan pengolahan, 130 lubang PETI, sekitar 20.000 gelundung, 100 unit mesin, 40 unit kincir penggerak, serta bahan kimia berbahaya seperti merkuri dan sianida.

Direktur Penindakan Pidana Kehutanan, Rudi Saragih Napitu, menegaskan bahwa operasi akan terus diperluas ke titik-titik PETI lainnya di dalam TNGHS.

“Kementerian Kehutanan akan menggandeng pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memutus rantai bisnis tambang ilegal, mulai dari pasokan logistik, bahan bakar, instalasi listrik ilegal, hingga penampung hasil tambang dan beneficial ownership,” ujarnya.

Para pelaku PETI terancam pidana penjara hingga 10 tahun dan denda kategori VI, sesuai ketentuan Pasal 89 jo Pasal 17 ayat (1) huruf b UU 18/2013 tentang P3H, serta Pasal 33 ayat (2) huruf b jo Pasal 40B ayat (1) huruf b UU 32/2024 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya. (*/S-01)

BACA JUGA  Tim Gabungan Gagalkan Perburuan Liar di TN Komodo

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

MANTAN Kapolresta Jambi yang kini menjabat Komandan Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Kalimantan Selatan, Komisaris Besar Polisi Boy Sutan Binanga Siregar resmi menyandang gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri (UIN)…

Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

MANAJEMEN PT Persib Bandung Bermartabat menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Arief Rahman Kusuma, Bobotoh asal Ciapus, Bogor, yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

  • October 26, 2026
Kombes Boy Sutan Binanga Siregar Raih Gelar Doktor di UIN Jambi

Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

  • October 26, 2026
Persib Minta Kasus Meninggalnya Bobotoh Diusut Tuntas

UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

  • October 26, 2026
UII Sabet Penghargaan Best Airmanship and Safety dalam KRTI

Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

  • October 26, 2026
Tim Verifikasi Penyelenggaraan Sanitasi Datangi Sleman

Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo

  • October 26, 2026
Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh Progo

Tiga Tim Jadi Juara dalam Piala by.U 2026 Bandung

  • October 26, 2026
Tiga Tim Jadi Juara dalam Piala by.U 2026 Bandung