Usai Ledakan SMAN 72, Bandung Awasi Kesehatan Mental Pelajar

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung akan memperketat pengawasan terhadap kesehatan mental dan karakter siswa, menyusul peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara. Langkah ini diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar daerah meningkatkan perhatian pada kondisi psikologis pelajar.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung telah memiliki data awal mengenai potensi gangguan psikologis di kalangan pelajar yang bisa muncul akibat tekanan lingkungan maupun kebiasaan digital, termasuk penggunaan game online secara berlebihan.

“Dinas Kesehatan Kota Bandung telah memiliki data terkait potensi gangguan psikologis pada pelajar yang dapat muncul akibat tekanan lingkungan maupun kebiasaan digital, termasuk penggunaan game online yang berlebihan,” ujar Farhan, Rabu (12/11).

BACA JUGA  Pentingnya Literasi Kesehatan Mental untuk Cegah Bunuh Diri

Menurutnya, data tersebut akan menjadi dasar bagi Pemkot untuk menyusun langkah mitigasi di sekolah. Pemerintah kota akan melakukan koordinasi penuh antara Dinkes dan Dinas Pendidikan guna memperbarui pemetaan risiko serta merancang program pencegahan dan penanganan secara menyeluruh.

“Sinergi antar dinas diperlukan untuk memastikan pengawasan siswa berjalan sistematis dan sesuai instruksi pemerintah pusat,” kata Farhan.

Ia menegaskan, pemantauan perilaku dan kondisi psikologis pelajar harus dilakukan sejak dini untuk mencegah munculnya kasus serupa di kemudian hari.

“Saya menekankan penguatan pemantauan perilaku pelajar penting dilakukan secara dini untuk mencegah terulangnya insiden sejenis. Pemerintah kota tidak ingin faktor psikologis yang terabaikan menjadi celah risiko di lingkungan sekolah,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Bentuk Satgas Anti Premanisme

Farhan menambahkan, melalui koordinasi intensif antar dinas, Pemkot Bandung menargetkan seluruh sekolah di wilayahnya dapat memiliki kesiapan lebih baik dalam membaca kondisi siswa dan menindaklanjutinya secara tepat. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo membeberkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis terhadap jenazah SN, 38, warga negara India yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor…

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

PERSONEL Patroli Jago Presisi Satuan Samapta Polres Cianjur, Jawa Barat, membantu seorang perempuan yang mengalami kontraksi karena hendak melahirkan. Ibu rumah tangga itu kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan