Polisi Masih Selidiki Bayi yang Ditinggal di Rumah Warga Wedomartani

POLRESTA Sleman melalui Polsek Ngemplak masih terus menangani kasus penemuan bayi laki-laki di Dusun Sawahan Lor, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman, pada Minggu (26/10/2025). Bayi yang dimasukkan dalam kardus itu ditemukan warga pada sekitar pukul 05.30 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, bayi tersebut mula-mula ditemukan oleh Hari Susanto, warga setempat. Kepada polisi ia mengaku sempat mendengar suara tangisan bayi di teras rumahnya.

“Setelah dicek, saksi mendapati sebuah kardus di atas kursi kayu yang ternyata berisi bayi dengan penutup kepala berwarna putih,” kata Salamun.

Saksi kemudian menghubungi warga sekitar yaitu Sunarni (74) dan Sawarno (74) serta perangkat Dukuh Budi Winarno (39) untuk meminta bantuan. Tak lama kemudian, Bidan Desa Diana Kartika (45) datang ke lokasi bersama Bhabinkamtibmas Wedomartani Aiptu Farid Toni. Oleh Bhabikamtibmas hal itu kemudian dilaporkan ke piket siaga Polsek Ngemplak.

BACA JUGA  Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pasangan Remaja Buang Bayi di Kebun Teh

Proses identifikasi

Menerima laporan, petugas Polsek Ngemplak, Ipda Yohanes (Panit Reskrim), Aiptu Winarto (Ka SPKT), Aiptu Yunarko (Patroli), Aiptu Farid Toni (Bhabinkamtibmas Wedomartani), Aipda Wahyudi (Banit Intelkam), dan Aipda Yoga (Banit Reskrim) mendatangi lokasi temuan bayi.

“Untuk identikasi tim INAFIS Polresta Sleman, kemudian melakukan pemeriksaan TKP,” katanya.

Dalam pemeriksaan polisi menemukan pula selembar kertas bertuliskan nama bayi ‘Alexander Piter Guslin’. Surat dari orang tua bayi yang berisi permohonan maaf serta alasan menitipkan anak karena kesulitan ekonomi, pampers pampers, serta kaleng susu merk Nutribaby Royal (dengan bekas tulisan dihapus).

“Hasil pemeriksaan tim medis RS Bhayangkara menyebutkan bahwa tali pusar bayi telah kering dengan berat badan 2,2 kilogram dan panjang 46 sentimeter. Kondisi bayi tampak kuning, diduga karena kurang asupan ASI, namun secara umum dalam keadaan sehat dan stabil,” katanya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Kejari Sleman Arahkan Kasus Hogi Minaya ke Restorative Justice

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gelar Razia di Rutan Surabaya, Kanwil Ditjenpas Jatim Sita Ponsel hingga Sajam

KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur menggelar razia gabungan berskala besar di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Senin malam (25/5). Petugas menyita sejumlah…

20 Orang Meninggal Akibat Kasus TB di Kabupaten Garut

SEBANYAK 3.939 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat terindikasi positif mengidap penyakit tuberkulosis (TB) sejak Januari hingga Mei 2026, berdasarkan hasil skrining terhadap terduga suspek 24.648 orang. Penyakit tersebut meningkat dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menko Pangan Serahkan Sapi Kurban ke Ponpes Progresif Bumi Shalawat

  • May 25, 2026
Menko Pangan Serahkan Sapi Kurban ke Ponpes Progresif Bumi Shalawat

Gelar Razia di Rutan Surabaya, Kanwil Ditjenpas Jatim Sita Ponsel hingga Sajam

  • May 25, 2026
Gelar Razia di Rutan Surabaya, Kanwil Ditjenpas Jatim Sita Ponsel hingga Sajam

KAI DAOP 6 Tambah Tujuh Kereta Tambahan pada Libur Iduladha

  • May 25, 2026
KAI DAOP 6 Tambah Tujuh Kereta Tambahan pada Libur Iduladha

AS Klaim Hampir Capai Kata Sepakat dengan Iran Soal Nuklir

  • May 25, 2026
AS Klaim Hampir Capai Kata Sepakat dengan Iran Soal Nuklir

20 Orang Meninggal Akibat Kasus TB di Kabupaten Garut

  • May 25, 2026
20 Orang Meninggal Akibat Kasus TB di Kabupaten Garut

Kemendes Gandeng TNI dan Gandara Group Beri Sembako untuk Duafa Tasikmalaya

  • May 25, 2026
Kemendes Gandeng TNI dan Gandara Group Beri Sembako untuk Duafa Tasikmalaya