Polda Jatim Kembali Olah TKP Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

TIM Inafis dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Kamis (9/10).

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung memasang garis polisi untuk mempermudah proses pemeriksaan. Area reruntuhan kini dijaga ketat dan dinyatakan steril dari pengunjung.

Selama lebih dari dua jam, tim Inafis dan Ditreskrimsus mengumpulkan sejumlah barang bukti dan sampel material bangunan yang diduga menjadi penyebab ambruknya musala. Sebanyak sepuluh barang bukti, termasuk potongan besi, beton, dan kayu, dibawa ke Mapolda Jatim untuk diperiksa lebih lanjut.

Proses pengambilan barang bukti disaksikan oleh pengurus pesantren dan ketua RT setempat. Pihak Ponpes Al Khoziny menyatakan mendukung langkah hukum yang dilakukan kepolisian.

BACA JUGA  Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah Ramadan

“Ini bagian dari proses hukum yang harus dijalani. Kami menghargai dan memberikan ruang bagi aparat untuk bekerja,” ujar KH Zainal Abidin, Ketua Alumni sekaligus perwakilan Pengurus Ponpes Al Khoziny.

Seperti diketahui, musala empat lantai di Ponpes Al Khoziny ambruk pada Senin (29/9) lalu, saat proses pengecoran berlangsung. Tragedi tersebut menewaskan 67 orang. Dugaan sementara, penyebab ambruknya bangunan terkait kesalahan konstruksi. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

SEBANYAK Lima Desa Binaan Imigrasi di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melaksanakan panen raya jagung secara serentak. Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan penanaman jagung dalam program Desa Binaan Imigrasi…

  • Blog
  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menilai peta persaingan sepak bola di Asia Tenggara semakin kompetitif. Negara-negara ASEAN terus meningkatkan kualitas tim, termasuk melalui rekrutmen pemain naturalisasi dan pemain dari berbagai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

  • September 30, 2026
Vikram Sinha Kembali Jabat Presiden Direktur dan CEO PT Indosat Tbk

Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

  • September 30, 2026
Panen Jagung di Lima Desa Binaan Imigrasi di Gunungkidul

Kejaksaan Tinggi DIY Tahan Dua Petinggi BUKP Tegalrejo Kota Yogyakarta

  • September 30, 2026
Kejaksaan Tinggi DIY Tahan Dua Petinggi BUKP Tegalrejo Kota Yogyakarta

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR