Tim Tabur Kejaksaan Tinggi DIY Tangkap Buron Pelaku KDRT

SEORANG terpidana yang melarikan diri saat akan dieksekusi oleh tim Kejaksaan Negeri Sleman, belasan tahun lalu, akhirnya ditangkap Tim Tabur (Tangkap Buron) Kejaksaan Tinggi DIY, pada Selasa (23/9) di kediaman orang tuanya di Sambego, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi DIY Herwatan, Rabu (24/9) menjelaskan, terpidana Ciptadi Haryo Prabowo alias Dimas, 47 tahun dinyatakan dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) alias buron sejak 2011.

Dikatakan, terpidana Ciptadi Haryo Prabowo dipidana dalam kasus Tindak Pidana Umum Kekerasan Fisik Dalam Lingkup Rumah Tangga. Dalam proses persidangan pidana di PN Sleman, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Ciptadi melanggar pasal 44 ayat (4) UU No.23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

BACA JUGA  Penasihat Hukum Korban KDRT Oknum TNI Ajukan Banding

4 Bulan penjara

Dalam sidang tersebut, PN Sleman dalam sidangnya pada 19 Agustus 2010 menjatuhkan pidana 4 bulan penjara.

Atas putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman tersebut terdakwa Ciptadi Haryo Prabowo, SH alias Dimas dan Jaksa Penuntut Umum menyatakan Banding.

Selanjutnya Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Yogyakarta dengan putusan nomor 105/PID/2010/PT.Y tanggal 18 Oktober 2010 dengan amar putusan antara lain bersalah melakukan tindak pidana melakukan Perbuatan Kekerasan Fisik Dalam Lingkup Rumah Tangga Yang Dilakukan oleh suami terhadap istri yang tidak menimbulkan penyakit atau halangan untuk menjalankan pekerjaan jabatan atau kegiatan sehari-hari dan menjatuhkan pidana terhadap terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 bulan.

BACA JUGA  Prajurit TNI AL Palsukan Surat Izin Cerai Dituntut 10 Bulan Penjara

Ajukan kasasi

Tak puas dengan putusan Banding, Ciptadi kemudian mengajukan kasasi dan oleh Mahkamah Agung dengan putusannya nomor 135.K/Pid.Sus/2011 tanggal 28 Juni 2011 menyatakan Menolak permohonan Kasasi dari pemohon kasasi/terdakwa Ciptadi Haryo Prabowo, SH alias Dimas.

“Karenanya Ciptadi harus menjalani pidana selama 4 bulan,” kata Herwatan.

Namun saat akan dieksekusi terdakwa Ciptadi Haryo Prabowo alias Dimas ternyata tidak ada di tempat sebagaimana alamat dalam surat dakwaan yaitu beralamat di Jln.Kartodiryo IB, Karangsari, Maguwoharjo, Depok, Sleman.

“Terpidana kabur dan kemudian dinyatakan buron,” tegasnya.

Baru pada Selasa (23/9)pukul 09.30 WiB di rumah kediaman orang tua kandung DPO/ terpidana Ciptadi Haryo Prabowo alias Dimas ditangkap.

BACA JUGA  Suami Dibantu Anak Lakukan Kekerasan Terhadap Istri

Berpindah-pindah

Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Tabur Kejaksaan Tinggi DIY yang dipimpin Kasi V, Vendrio Arthaleza beranggotakan, Lilik Anton, Yuda hermawan, Zulfikri bersama jaksa eksekutor Kejaksaan Negeri Sleman berhasil mengamankan DPO Kejari Sleman itu

Dalam pengakuannya, Ciptadi berpindah-pindah tempat antara lain di Kalimantan Tengah dan Sidoarjo, Jawa Timur sebelum ditangkap di kediaman orang tuanya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terpidana Ciptadi Haryo Prabowo alias Dimas dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sleman,” kata Herwatan. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

POLDA Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus gangguan dan pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Sewon, Bantul, yang terjadi pada Minggu (24/5/2026) lalu.…

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

MAJELIS Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menjatuhkan hukuman 6 tahun 6 bulan (6,5 tahun) penjara kepada Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko, Jumat (14/8). Sugiri dinyatakan terbukti secara sah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT masih Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT masih Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

  • August 15, 2026
Dua Orang Meninggal dalam Gempa di NTT

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia