Kementerian LH: Sudah Saatnya Dapur SPPG Miliki IPAL

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup menegaskan pentingnya instalasi pengolahan air limbah (IPAL) pada setiap dapur atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Sudah mulai ke arah sana (IPAL dapur MBG), tapi tentu perlu ada pendampingan,” ungkap Wakil Menteri (Wamen) Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, saat meninjau dapur MBG di kawasan Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Selasa (23/9).

Menurut Diaz, pengelolaan limbah dapur MBG menjadi perhatian serius pemerintah. Saat peninjauan, Diaz melihat langsung proses IPAL yang sudah dijalankan di dapur MBG Lanud Husein Sastranegara.

Ia menjelaskan, instalasi tersebut dilengkapi penangkap sisa makanan yang diproses beberapa kali sehingga air yang dikeluarkan menjadi lebih bersih.

BACA JUGA  Kapolri Resmikan SPPG Polda Kalimantan Selatan

10 kg sampah

Selain pengolahan limbah cair, pengelolaan sampah padat juga menjadi fokus. Berdasarkan informasi dari pengelola dapur, kegiatan memasak setiap hari menghasilkan sekitar 10 kilogram sampah. Namun, sebelum dibuang, sampah tersebut dipilah terlebih dahulu.

“Dengan memilah lebih dulu, itu sudah merupakan langkah yang sangat baik. Sampah bisa ditaruh di komposter, dibiarkan beberapa waktu, lalu air lindinya bisa digunakan untuk menyiram tanaman, sementara sisanya menjadi kompos,” jelasnya.

Diaz menambahkan, Kemen LH akan terus berkolaborasi dengan dapur MBG di berbagai daerah agar menerapkan pengelolaan sampah dan limbah yang ramah lingkungan. Saat ini, pihaknya tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) tentang pengelolaan sampah, limbah, dan air dapur MBG.

BACA JUGA  Tinjau SPPG Pabelan, Kapolri Minta Food Security Diperkuat

“Mudah-mudahan secepatnya juknis ini selesai, mungkin dalam sekitar sebulan ke depan,” sambungnya.

Distribusi lancar

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa program MBG sudah berjalan dengan baik di wilayahnya. Distribusi makanan bergizi gratis, tidak hanya menyasar seluruh siswa sekolah, tetapi juga ibu hamil dan menyusui.

“Distribusi sudah berjalan merata, kita tinggal menunggu kelanjutan program ini agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat Kota Bandung,” tuturnya.

Menurut Farhan, langkah Pemkot Bandung dalam mendukung program MBG dinilai sejalan dengan arahan Kemen LH terkait pengelolaan limbah dapur. Bandung diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam memastikan program bantuan pangan tidak menimbulkan persoalan lingkungan baru.

BACA JUGA  28 siswa TK dan SD Tasikmalaya Keracunan Makanan MBG

Dapur MBG ini bukan hanya tempat masak makanan sehat, tapi juga tempat di mana sampahnya bisa dikelola dengan baik dan memberi manfaat kembali.

“Yang jelas di Kota Bandung, MBG sudah disalurkan tidak hanya untuk anak sekolah, tapi juga kepada ibu hamil dan menyusui di beberapa RW di wilayah. Jadi distribusinya sudah merata dan menjangkau kelompok-kelompok yang paling membutuhkan,” ucapnya. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

SESOSOK bayi perempuan ditemukan di beranda sebuah rumah di Dusun Somosari, Ngrangsang RT 07/RW 04 Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu pagi. Berdasarkan keterangan saksi, In (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan,…

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

PEMERINTAH Kabupaten Sleman memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 yang berlangsung di lima kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu. Pelaksanaan Pemilihan Lurah PAW …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit