USGS: Gempa 7,4 SR di Kamchatka, Bagian dari Susulan M8,8

GEMPA bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,4 mengguncang wilayah timur Semenanjung Kamchatka, Rusia, Sabtu (13/9). Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan pusat gempa berada 111,7 km sebelah timur Petropavlovsk-Kamchatsky dengan kedalaman sekitar 39 km.

Sempat dikeluarkan peringatan tsunami oleh sistem peringatan tsunami AS, namun kemudian dibatalkan setelah tidak terdeteksi ancaman gelombang besar. Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga menegaskan tidak ada peringatan tsunami untuk wilayah Jepang.

USGS menjelaskan gempa ini merupakan gempa susulan (aftershock) dari gempa utama M8,8 yang mengguncang kawasan tersebut pada 29 Juli lalu. Gempa M8,8 tersebut termasuk salah satu yang terkuat dalam sejarah, disertai sejumlah foreshock sebelum terjadi guncangan utama.

BACA JUGA  WFP Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Gempa Afghanistan

Menurut analisis, gempa M7,4 kali ini terjadi akibat mekanisme sesar naik (reverse faulting), di mana lempeng batuan bagian atas bergerak naik melewati lempeng bawah pada zona subduksi Kuril-Kamchatka. Di lokasi ini, Lempeng Pasifik bergerak ke arah barat laut relatif terhadap Lempeng Amerika Utara dengan kecepatan sekitar 80 mm per tahun.

“Lokasi dan mekanisme gempa konsisten dengan aktivitas subduksi di busur Kuril-Kamchatka,” tulis USGS dalam laporannya. Gempa dengan magnitudo sebesar itu umumnya melibatkan panjang patahan sekitar 70 km dan lebar 35 km.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan besar maupun korban jiwa. USGS juga mencatat bahwa jumlah penduduk di sekitar pusat gempa relatif terbatas sehingga dampaknya lebih kecil. (*/S-01)

BACA JUGA  Gempa Guncang Bandung, 233 Rumah di Garut Rusak

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tiga Prajurit TNI Kembali Jadi Korban Ledakan di Lebanon, Indonesia Minta Usut Tuntas

SEBANYAK tiga penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) asal Indonesia kembali menjadi korban ledakan di Lebanon selatan. Ironisnya, insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah tiga personel Indonesia lainnya tewas dalam…

Iran Tembak Dua Pesawat AS dan Abaikan Usulan Gencatan Senjata 48 Jam

IRAN mengklaim telah menembak jatuh dua pesawat jet Amerika Serikat pada Jumat (3/4/2026). Kabar itu pun dibenarkan sejumlah media AS. Mereka melaporkan bahwa saat ini  pasukan khusus AS masih melakukan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

  • April 6, 2026
JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

  • April 5, 2026
Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

  • April 5, 2026
Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

  • April 5, 2026
Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

  • April 5, 2026
Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak

  • April 5, 2026
Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak